Pada pertandingan selanjutnya, Praveen/Debby tinggal menghadapi satu pertandingan lagi di penyisihan grup A. Lawan berikutnya ada pasangan China, Zhang Nan/Zhao Yunlei. Pertandingan ini menjadi penentu juara dan runner up grup A.

Praveen Jordan/Debby Susanto saat melawan pasangan asal Jerman.
“Pastinya kami mengincar juara grup. Karena lawannya kan nggak mungkin juara grup lagi. Jadi pasti lebih enak. Kami harus lebih siap lagi. Karena di Olimpiade ini kan apapun bisa terjadi,” kata Debby dalam rilis yang didapat INDOSPORT.
Praveen/Debby dan Zhang/Zhao sudah delapan kali berhadapan. Namun pasangan ganda campuran nomor dua Indonesia ini baru sekali menang di pertemuan terakhirnya, di All England 2016.

Debby Susanto berusaha melakukan smes.
“Pola permainan mereka itu bagus dan ulet. Nggak gampang mati juga. Jadi kami harus kerja ekstra. Fokusnya lebih ditambah dan nggak boleh lengah,” ujar Praveen.
“Pokoknya besok mau mengeluarkan permainan terbaik kami. Karena lawan Zhang/Zhao itu nggak mudah. Mereka pasti lebih percaya diri karena mereka kan sudah banyak juara juga, pernah juara Olimpiade juga,” ungkap Debby menambahkan.