Pada set pertama, Praveen/Debby terus berada di bawah tekanan lawan. Mereka kerap tertinggal dan kesulitan dalam mengembalikan serangan yang dilancarkan Zhang/Zhao.
“Mereka enggak mau kasih kita bola nyerang, jadi maksa terus buat nurunin bola, kami yang banyak ketekan terus,” curhat Debby dilansir dari rilis PBSI yang diterima INDOSPORT.
Masuk set ke dua, Praveen/Debby mulai menunjukkan perlawanan, mereka bisa mendekati perolehan angka lawan dan hampir saja membuka peluang untuk merebut game kedua. Sayang akhirnya Jordan/Debby tetap harus mengakui keunggulan Zhang/Zhao.

“Game kedua sudah jauh lebih enak mainnya, Pola juga udah dapat. Mereka sudah keikut permainan kami, tapi kelebihan mereka ya di poin-poin tua tetap tenang. Jadi mereka bisa ubah pola permainan lagi,” jelas Debby.
Meski kalah, Praveen Jordan/Debby Susanto tetap lolos ke babak perempatfinal. Sebelumnya, pasangan ganda campuran unggulan pertama Indonesia, Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir juga sudah lolos usai jadi juara grup.

Hal ini juga diikuti oleh nomor ganda putri, Greysia Polii/Nitya Krishinda Maheswari yang juga sukses menjadi juara grup. Sayangnya, unggulan ganda putra Indonesia, Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan yang gagal lolos penyisihan grup.
“Owi/Butet juara grup dan Jordan/Debby runner up, mudah-mudahan mereka nggak langsung ketemu di perempat final,” harap pelatih ganda campuran, Richard Mainaky.