Greysia Polii/Nitya Krishinda Maheswari sebenarnya sudah menguasai permainan di awal-awal pertandingan. Namun Tang Yuanting/Yu Yang berhasil mengejar dan menyamakan kedudukan menjadi 7-7, hingga akhirnya membalik keadaan.
Menurut Nitya, perubahan strategi permainan yang diterapkan Tang/Yu membuat mereka tak bisa mengontrol diri. Hingga akhirnya ia dan Greys seperti kebingungan menghadapi permainan lawan.
“Secara keseluruhan permainan, kami banyak diserang. Walau di awal sempat unggul, tetapi lawan ubah permainan, kami jadi terbawa pola main mereka," kata Nitya dilansir PBSI.

"Bukannya emosi, tetapi kami tidak bisa mengontrol diri, jadi mainnya buru-buru,” tambahnya.
Kepala Pelatih Ganda Putri PBSI, Eng Hian mengatakan, penurunan perfoma Greysia/Nitya terjadi setelah Tang/Yu mempercepat tempo permainan. Hal ini membuat keduanya kehilangan fokus meski pada dua laga sebelumnya mereka sukses mempecundangi Tang/Yu.

“Setelah lawan mempercepat permainan, dari situlah Greysia/Nitya mulai tidak tenang, terutama di bola pengembalian kedua dan ketiga agak ‘mentah’, membuat posisi Greysia/Nitya terserang terus,” kata Eng Hian menjelaskan.
“Greysia/Nitya punya ekspektasi tinggi untuk menang. Dua kemenangan terakhir dari Tang/Yu bisa juga membuat mereka ada beban,” tambah Eng.