Indonesia Master 2016

Indonesia Kehilangan Gelar Ganda Putri di Indonesia Master 2016?

Rabu, 7 September 2016 19:19 WIB
Kontributor: Teddy Rumengan | Editor:
© PBSI
Aksi ganda putri Indonesia, Anggia Shitta Awanda/Ni Ketut Mahadewi Istarani Copyright: © PBSI
Aksi ganda putri Indonesia, Anggia Shitta Awanda/Ni Ketut Mahadewi Istarani

Humas PB PBSI Yuni Kartika menungkapkan, Ni Ketut mengalami cedera, sehingga terpaksa batal bertanding.

“Mereka sudah datang kesini, tapi Ni Ketut mengalami cedera bahu dan masih sakit, jadi mereka WO. “Mereka juara bertahan, tapi cedera. Tidak bisa dipaksakan,” ujar Humas PB PBSI Yuni Kartika

Cederanya pasangan nomor dua Indonesia itu, tak membuat PBSI pesimistis. Yuni bahkan mengatakan, PBSI tetap optimis target juara ganda putri. Karena masih ada ganda putri lainnya yang masih bisa diandalkan.

Meskipun diantara pemain ganda putri itu, ada yang bukan anggota pelatnas. Namun tetap bagian dari Indonesia.

Mereka diantaranya pasangan Della Destiara Haris/Rosyita Eka Putri Sari, Tiara Rosalia/Nuraidah/Rizki Amelia Pradipta, Rika Rostiawati/Nisak Putri Lestari, dan pasangan Melvira Oklamona/Nathasa Herloardjo

“Tidak lah, kita masih ada ganda putri lainnya. Tadi memang ada pemain senior kita, tapi memang itu bukan menjadi andalan kita (bukan pelatnas). Satunya lagi Dela/Rosyita. Kalau pun cuma satu saja, seperti Owi/Bute bisa juara,” pungkasnya.