PON Jabar 2016

Pebulutangkis Nasional Dinilai Menutup Kesempatan Talenta Muda Daerah di PON?

Kamis, 29 September 2016 16:19 WIB
Editor: Ahmad Priobudiyono
 Copyright:

Ratu bulutangkis Indonesia, Susy Susanti, menyebut jika turunnya para pebulutangkis Pelatnas Cipayung di ajang PON tak bisa sepenuhnya dianggap negatif. Menurut Susy, PON sejak lama telah menjadi ajang untuk mengangkat gengsi daerah di kancah nasional.

"PON sendiri memang sudah lama menjadi ajang pertarungan gengsi daerah-daerah, saya dulu juga turun di PON walau sudah gabung ke Pelatnas. Saya pikir ada dampak positifnya ya, karena mereka kan juga punya keinginan untuk membela daerah asal, selain itu para pemain nasional juga bakal menularkan semangatnya untuk para pemain muda," ujar Susy kepada INDOSPORT.

Meski begitu, Susy tetap sepakat jika untuk ke depannya PON harus mengubah sedikit regulasinya, terkait kiprah para pemain muda untuk turun di ajang tersebut. Berbeda dengan cabang olahraga (cabor) lain, pebulutangkis yang turun di PON dibatasi untuk kategori usia 25 tahun ke bawah.

"Mungkin nanti untuk ke depannya, dalam Munas bisa dibahas lagi soal peraturan agar batas usia minimal pebulutangkis yang turun menjadi lebih muda lagi, misalnya di bawah 21 tahun. Jadi para pemain muda di daerah-daerah juga bisa berpartisipasi,” tambah peraih medali emas Olimpiade Barcelona 1992 tersebut.

Deretan pebulutangkis nasional seperti Praveen Jordan, Jonatan Christie, Hanna Ramadhani, hingga Fitriani, dll turun untuk membela daerah mereka masing-masing di ajang PON Jabar 2016. DKI Jakarta keluar sebagai juara umum cabor bulutangkis PON Jabar 2016.

Tim Ibukota memborong empat medali emas nomor perorangan pada laga di GOR Bima. Jonatan Christie memastikan gelar juara umum untuk cabor bulutangkis usai menumbangkan Wisnu Yuli Prasetyo asal Jawa Timur dua set langsung 21-16 dan 21-6 di partai final tunggal putra.

Kepastian tim Ibukota keluar sebagai juara umum setelah partai keempat nomor tunggal putra, Jonatan Cristie menumbangkan Wisnu Yuli Prasetyo dari Jawa Timur dua set langsung dengan skor 21-16 dan 21-6.