Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan dikalahkan pasangan China, Li Junhui/Liu Yuchen pada babak perempatfinal Korea Open 2016. Kekalahan 21-11 dan 21-16 tersebut sekaligus menandai habisnya wakil Indonesia di ajang ini.
Sayangnya, kekalahan ini membuat laga terakhir Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan sebagai pasangan ganda putra harus tanpa gelar. Li Junhui/Liu Yuchen memang cukup berpengalaman mengalahkan Hendra/Ahsan.

Pebulutangkis muda asal China itu telah mengemas empat kemenangan dari enam pertemuan dengan Hendra/Ahsan. Sebelum kekalahan di Korea ini, Hendra/Ahsan juga ditumbangkan Li/Liu di semifinal Japan Open 2016 pekan lalu.
Namun demikian, keduanya sudah tak dapat lagi melakukan aksi balas dendam. Sebab keduanya akan tampil dengan pasangan yang berbeda saat tampil di ajang Denmark Open pada 18-23 Oktober 2016 mendatang.
Mohammad Ahsan dipasangkan dengan Berry Angriawan, sementara Hendra Setiawan akan berduet dengan Rian Agung Saputro.

Berpasangan dengan pasangan yang lebih muda, Hendra/Ahsan bukan tak mungkin kembali meraih prestasi seperti yang telah mereka ukir selama ini. Dipasangkan sejak 2012, duet Hendra/Ahsan dengan cepat tampil gemilang.
Selain sejumlah gelar Super Series, keduanya telah menjadi yang terbaik pada Kejuaraan Dunia hanya satu tahun setelah dipasangkan. Mereka juga berhasil mempertahankan gelar pada 2013, dengan kembali meraih gelar pada Kejuaraan Dunia 2015.
Hendra/Ahsan juga berhasil meraih medali emas saat tampil di ajang Asian Games 2014 di Korea. Saat itu mereka mengalahkan pasangan tuan rumah, Lee Yong Dae/Yoo Yeon-Seong dengan rubber game 21-16, 17-21, dan 21-15.