Greysia Polii/Nitya Krishinda sebetulnya mampu unggul di interval set pertama dengan skor 11-9. Namun, langkah Greysia/Nitya harus terhenti dengan kekalahan 13-21 dari Jung Kyung/Shin Seung di set pertama.
Di set kedua, pertandingan berjalan sangat seru. Kejar-kejaran poin terjadi hingga pertandingan harus diselesaikan dengan sistem jus.
Sayang, Greysia/Nitya harus mengakui keunggulan Jung Kyung/Shin Seung, 24-26. Alhasil, Greysia/Nitya gagal melaju ke babak final Denmark Open 2016.

Aksi perjuangan Greysia Polii/Nitya Krishinda Maheswari di Denmar Terbuka 2016.
“Dari game pertama, waktu kami sempat unggul, kami banyak melakukan kesalahan. Jadi, mereka menyusul perolehan poin kami. Kami justru gugup dan merasa tidak tenang serta terburu-buru,” kata Nitya dalam rilis Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PBSI) yang diterima INDOSPORT.
"Saat kejar-kejaran poin, kami mencoba membangkitkan semangat untuk merebut game kedua. Kami hanya berusaha untuk menjalankan semua strategi di lapangan. Kami berusaha untuk merebut game kedua. Tapi, ternyata kami harus kalah. Saat main di poin-poin kritis, lawan juga lebih menguasai pertandingan,” tambah Greysia.

Aksi Greysia Polii dan Nitya Krishinda Maheswari di Denmark Open 2016.
Di sisi lain, Jung Kyung/Shin Seung mengaku penampilannya hari ini jauh lebih baik dibanding dua pertemuan terakhir. Rekor pertemuan Greysia/Nitya dengan Jung Kyung/Shin Seung saat ini 2-1 untuk pasangan Indonesia. Terakhir di Badminton Asia Championships 2016 lalu, Greysia/Nitya menang dengan 21-13, 11-21, dan 21-18.
“Kondisi kami lebih baik dibanding dua pertemuan sebelumnya, kami merasa bisa tampil lebih baik hari ini. Kami fokus untuk terus menyerang di poin-poin terakhir,” kata Jung Kyung Eun.