Dominic Thiem mungkin memang belum menjadi tandingan yang sesuai bagi Novak Djokovic. Petenis berusia 23 tahun itu kalah tiga set di laga ATP World Tour Finals 2016 di O2 Arena, London, Minggu, (13/11/16).
Thiem tak bisa membendung keunggulan Djokovic yang sepertinya sudah kembali ke kondisi prima. Djokovic memenangkan pertandingan meski sempat kalah dari Thiem di set pertama, 6-7, 6-0, 6-3.
Kalah bukan berarti tak bisa tersenyum, mungkin inilah yang bisa dikatakan soal pengalaman Thiem. Usai laga kontra Djokovic, petenis muda Austria itu dikunjungi oleh salah satu pelatih jenius di dunia olahraga. Adalah Jose Mourinho yang melatih klub sepakbola Manchester United datang memberikan sedikit suntikan semangat kepada Thiem.
Mourinho menghampiri Thiem di sebuah koridor di dalam O2 Arena, London, Inggris. "Kamu akan kembali berlaga tahun depan?" tanya Mourinho kepada Thiem.
Thiem pun bersemangat menjawab pertanyaan pelatih asal Portugal itu. "Ya, tentu," kata Thiem.
Mourinho yang ternyata tak hanya jeli melihat bakat di dunia sepakbola, mengaku sudah menilai Thiem adalah petenis hebat. "Saya tahu kamu bagus tapi tak menyangka kamu sehebat tadi," puji Mourinho.
Pelatih Man United itu pun memberikan semangat dengan menyebutkan Thiem masih memiliki waktu karier yang panjang. "Kamu masih punya 10 tahun atau bahkan lebih ke depannya," kata Mourinho.