Praveen/Debby sendiri merupakan unggulan kedua dalam turnamen ini tanpa kesulitan menghadapi pebulutangkis Korea Selatan, Jae Hwan/Lee so. Pada game pertama, kedua pasangan tersebut sempat saling kejar mengejar angka.
Akan tetapi, ketika mencapai poin ke 15, ganda campuran Korea seolah kehilangan energy. Hal itu yang membuat Praveen/Debby tanpa kesulitan menyelesaikan babak pertama dengan skor 21-15.
Di game kedua, Praveen/Debby seolah tidak memberikan kesempatan menundukan Jae Hwan/Lee so. Pasangan Indonesia bahkan mampu menciptakan Sembilan poin beruntun dan menyudahi laga dengan skor telak 21-12.
Sayangnya, sukses dua ganda campuran Indonesia tersebut tak diikuti oleh dua pasangan lain, yakni Hafiz Faizal/Shela Devi Aulia dan Ronald Alexander/Melati daeva Oktaviani.
Hafiz/Shela harus mengakui keunggulan pasangan China, Zheng Siwei/Chen Qingchen dua set langsung 17-21 dan 13-21. Sementara itu Ronald/Melati yang sebelumnya juara di kejuaraan Yonex Indonesia Master 2016 September lalu, kini tak berdaya saat menghadapi ganda campuran Thailad, Bodin Isara/Savitree Amitrapai dengan skor 15-21 dan 18-21.