Sebut saja nama pasangan peraih medali emas ganda campuran di Olimpiade Rio de Janeiro 2016 lalu, Tontowi Ahmad/Lilyana Natsir akan memanaskan Kejuranas PBSI kali ini. Lalu juara All England 2016 Praveen Jordan/Debby Susanto, peraih media emas Asian Games Greysia Polii/Nitya Krishinda, dan pasangan Juara Dunia 2013 Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan.
Mereka akan bertarung membela klubnya masing-masing. Tim Jaya Raya Jakarta akan menurunkan pemain-pemain terbaiknya, seperti Greysia Polii, Hendra Setiawan, dan Nitya. Namun klub yang bermarkas di Ragunan, Jakarta itu juga akan diperkuat andalan lainnya, yakni Angga Pratama, Della Destiara, dan Anggia Shitta Awanda.
Tim Djarum Kudus juga tak kalah kuat. Selain mengandalkan Tontowi/Liliyana, tim asal Kota Kretek ini juga unggul di sektor ganda putra dengan turunnya Mohammad Ahsan.
“Tentunya kami ingin memberikan yang terbaik untuk tim kami, pastinya ingin Jaya Raya juara untuk yang keenam kalinya. Pokoknya yang paling penting itu tiap turun ke lapangan, kami harus siap berjuang demi klub yang sudah membesarkan kami,” ujar Greysia, pemain andalan tim Jaya Raya.
“Saya rasa tim Djarum Kudus masih menjadi lawan terberat kami di kejurnas tahun ini. Kalau bertemu Djarum Kudus lagi, tentunya pertandingan akan berlangsung seru dan menarik,” tambah Greysia.
Selain Jaya Raya dan Djarum Kudus, kejurnas juga akan dihadiri oleh tim Mutiara Cardinal Bandung, Exist Jakarta, Tangkas Jakarta, SGS PLN Bandung, Suryanaga Surabaya, USM Semarang, PMS Solo serta Guna Dharma Bandung.
Peserta kejurnas dibagi menjadi dua kelompok usia yaitu dewasa dan taruna (U-19). Di kelompok usia taruna, dimainkan pertandingan perorangan, sementara di kelompok dewasa, tiap tahunnya dimainkan format pertandingan yang berbeda-beda. Di tahun genap, akan dimainkan pertandingan beregu, sedangkan di tahun ganjil pertandingan perorangan.