Kejurnas PBSI 2016

Fung Permadi Beberkan Kunci Kemenangan Djarum Kudus

Sabtu, 10 Desember 2016 20:32 WIB
Editor: Irfan Fikri
 Copyright:

Kemenangan ini sekaligus membayar dua kekalahan sebelumnya, di mana Djarum Kudus dikalahkan di final oleh Jaya Raya Jakarta pada kejurnas tahun 2012 di Solo, Jawa Tengah dan 2014 di Cirebon, Jawa Barat.

“Kunci kemenangan kami adalah menerapkan strategi permainan yang tepat. Kami tahu kekuatan kami di nomor-nomor mana saja. Jadi kami maksimalkan di situ, kami atur taktik bagaimana nomor ini harus dimainkan terlebih dulu, makanya kami turunkan Debby (Susanto) main rangkap di ganda putri juga,” jelas Fung Permadi, Manajer Tim Djarum Kudus.

“Ganda campuran memang peluangnya 60-40 untuk keunggulan kami, tetapi di sektor tunggal putra dan ganda putra peluang nya imbang 50-50 dengan wakil tim Jaya Raya,” ujar Fung.

“Mungkin sekarang lihat dari cara berpikirnya bagaimana di lapangan, bagaimana membuat sikap mental lebih kuat. Tiap tahun materi pemain kan beda, situasi pertandingan juga berbeda. Dari tahun 2014, kami memang sudah bekerja keras untuk mewujudkan mimpi menjadi juara lagi seperti tahun 2010 di Makassar,” tambah Fung.

Pada partai final yang berlangsung siang ini di GOR Sritex, Djarum Kudus meraih kemenangan dari Praveen Jordan/Debby Susanto (ganda campuran), Ihsan Maulana Mustofa (tunggal putra) dan Mohammad Ahsan/Kevin Sanjaya Sukamuljo (ganda putra).

Sementara itu tim Mutiara Cardinal Bandung dan Suryanaga Mutiara Timur Surabaya menjadi semifinalis.