Bagi Rafiddias, sosok ibu sangat berperan penting dalam kariernya di dunia bulutangkis, meski terkadang ibunda tercinta tak bisa menyaksikan pertandingan secara langsung.
Doa yang tulus dari sang ibu yang juga berulang tahun tepat di Hari Ibu Nasional itu pun selalu mengiringi setiap langkahnya.
“Hari ibu ini, pas banget ibu saya juga ulang tahun. Ibu selalu kasih dukungan meski terkadang tidak bisa menonton secara langsung saat bertanding karena beliau juga cukup sibuk,” tutur pebulutangkis berusia 20 tahun itu.
Meski tak pernah didampingi saat bertanding, Rafiddias mengaku tetap senang karena setiap akhir pekan ia selalu bertemu dengan keluarganya, termasuk bercengkrama dengan ibunda tercinta.

Pebulutangkis muda Indonesia, Rafiddias Akhdan Nugroho.
“Ibu selalu kasih support dan bantu lewat doa. Terakhir kali ibu nonton langsung pertandingan, mungkin pas masih umur 13 tahun. Tetapi bagi saya itu biasa saja karena kalau weekend kita selalu kumpul terus,” ungkap pemuda yang saat ini menimba ilmu di Pelatnas PBSI tersebut.
Karena dukungan Ibu dan Ayahnya pula, Rafiddias urung pergi ke India untuk berkarier di Negeri Bollywood tersebut. Hal itu terjadi sekitar 2014 silam ketika ia ditawari bergabung dengan Gospican Academy.