Di set pertama, pertandingan antara dua negara tetangga tersebut telah berlangsung panas. Baik Berry/Hardianto maupun Sze/Nur sama-sama tampil menekan.
Bahkan, Berry/Hardianto sempat tertinggal jauh 6-11 atas pasangan tuan rumah Malaysia.
Meski begitu, Berry/Hardianto tak menyerah dan tetap tampil menyerang untuk mengubah keadaan. Laga pun berlangsung semakin ketat, meski sempat tertinggal, Berry/Hardianto perlahan mampu mengejar ketertinggalan.
Terus bersabar, satu-satunya wakil Indonesia di partai final itu mengejar hingga akhirnya berhasil menyamakan skor menjadi 19-19. Tak cukup sampai di situ, Berry/Hardianto akhirnya menutup paruh pertama dengan skor 21-19.
Fokus Berry/Hardianto menjadi kunci kesuksesan mereka mempecundangi pasangan Malaysia yang sudah berada di atas angin.
Berry Anggriawan/Hardianto sukses menjuarai Malaysia Masters 2017.Masuk ke set kedua, Berry/Hardianto tampil lebih rileks meskipun tetap menekan sejak menit awal.
Pasangan Malaysia yang secara mengejutkan dipecundangi Berry/Hardianto di set pertama, tampak berada di bawah kontrol Berry/Hardianto.
Meski tergolong sebagai pasangan baru, namun Berry/Hardianto mampu memainkan peran dengan baik. Serangan-serangan mereka ke pasangan tuan rumah, Sze Fei Goh/Nur Izzuddin, tepat sasaran, dan seolah mereka bisa membaca permainan wakil tuan rumah.
Meski begitu, di akhir-akhir laga, Sze/Nur sempat terus-terusan memberikan perlawanan dengan melepaskan smash-smash keras ke wilayah pertahanan Berry/Hardianto.
Aksi Berry Angriawan/Hardianto di pentas Malaysia Masters 2017.Namun, Berry/Hardianto tetap tenang dan berhasil menutup set kedua dengan skor 21-12, sekaligus memastikan gelar juara Malaysia Masters 2017 jatuh ke tangan mereka.
Berry/Hardianto juga berhasil melanjutkan tradisi Indonesia yang tahun lalu juga mempecundangi Malaysia di final Malaysia Masters.