SEA Games 2017

SEA Games Berbenturan dengan Kejuaraan Dunia, Ini Strategi Tim Bulutangkis Indonesia

Jumat, 27 Januari 2017 00:55 WIB
Editor: Ramadhan
© PBSI
Hanna Ramadhini Copyright: © PBSI
Hanna Ramadhini

Tim bulutangkis Indonesia siap tampil di ajang SEA Games 2017 Malaysia. Pada perhelatan tersebut, Indonesia berpeluang memainkan lebih banyak pebulutangkis muda, meski opsi untuk melakukan kombinasi dengan pemain senior juga tetap ada.

“Ada kemungkinan itu, namun bisa juga kita kombinasikan dengan senior, kita lihat nanti,” kata Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi PP PBSI, Susy Susanti di Pelatnas Cipayung, Jakarta, Kamis (26/01/17).

Adanya kemungkinan tersebut, kata Susy, karena pesta olahraga negara-negara di kawasan Asia Tenggara tersebut berbarengan dengan Kejuaraan Dunia (BWF World Championship) di Glasgow, Skotlandia.

“Saat SEA Games, semua negara Asia Tenggara pasti mengalami masalah tersebut, jadi ya sudah kita tinggal atur strategi di sektor mana kita mau pertahankan atau dapat emas,” ujar peraih medali emas Olimpiade 1992 Barcelona tersebut.

Markas Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PBSI).

Target PP PBSI sendiri tidak turun dari sebelumnya yakni meraih 3 medali emas di perhelatan dua tahunan tersebut.

Di gelaran SEA Games 2015 Singapura lalu, kontingen bulutangkis Indonesia jadi juara umum dengan merebut 3 medali emas (ganda putra, ganda campuran dan beregu putra), 2 perak (tunggal putri dan ganda putra), dan 4 perunggu (ganda putri, ganda campuran, beregu putri).

Khusus untuk sektor putri, Susy menilai Indonesia memiliki kesempatan untuk berbuat banyak bahkan hingga mendapatkan medali di SEA Games kali ini, terutama dari nomor beregu.

Aksi pebulutangkis tunggal putri Indonesia, Hanna Ramadhini.

“Peta persaingan di ajang ini untuk putri memang lebih merata, kita berharap minimal perak,” jelas Susy Susanti.

“Namun jika melihat komposisi pemain kita bisa lebih baik di beregu, namun nomor lainnya juga ada potensi sangat baik dengan kejutan-kejutannya seperti ketika Belatrix Manuputty tahun 2013 lalu yang saat itu tidak diunggulkan namun bisa meraih emas,” ucapnya.

“Karenanya sekarang kita tingkatkan latihan, secara performa, fisik juga untuk paling tidak di SEA Games kita bisa kuasai seperti dulu,” tuntasnya.

88