Gregoria Mariska menjadi satu-satunya wakil Indonesia yang berhasil mendapat tiket untuk tampil di partai pamungkas India Open Grand Prix Gold 2017.
Gregoria memastikan diri tampil di babak final usai meraih kemenangan dalam perang saudara, sesama pemain pelatnas Cipayung, Hanna Ramadini. Gregoria mengalahkan Hanna yang berstatus unggulan 6 dengan skor 21-19 dan 21-14.

Hanna Ramadini kalah saat perang saudara melawan Gregoria Mariska.
Gregoria akan menghadapi wakil tuan rumah, Pusarla V. Sindhu yang merupakan unggulan teratas di turnamen ini. Sindhu melangkah ke babak terakhir usai mengalahkan wakil Indonesia, Fitriani dengan skor 21-11 dan 21-19.
Fitriani yang tak berdaya pada game pertama, sempat membalik keadaan di game kedua. Namun setelah unggul 17-18 Fitri gagal mempertahankannya sehingga harus mengakui kekalahan dengan skor 21-19.
Fitriani tersingkir di babak semifinal usai dikalahkan Pusarla V Sindhu.
Sementara itu, dua wakil Indonesia di nomor ganda putra juga tersingkir di semifinal. Berry Angriawan/Hardianto dikalahkan wakil Taiwan, Lu Ching-yao/Yang Po-han dengan 21-16, 21-17.
Selain itu, Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto yang menghadapi wakil Denmark, Mathias Boe/Carsten Mogensen, juga mendapat nasib sama. Fajar/Rian menyerah dalam tiga set 11-21, 21-17, dan 21-19.