Tampil di DBL Arena, Jonatan Christie 'Diserang' Orang Tak Dikenal

Selasa, 21 Februari 2017 13:41 WIB
Editor: Yohanes Ishak
© Herry Ibrahim/INDOSPORT
Jonathan Cristie (merah) saat menjawab pertanyaan para wartawan. Copyright: © Herry Ibrahim/INDOSPORT
Jonathan Cristie (merah) saat menjawab pertanyaan para wartawan.

Serangan dari orang yang tak dikenal tersebut bukan bertujuan untuk menghajar Jonatan, melainkan mereka para fans yang pastinya tidak dikenal oleh pebulutangkis berusia 19 tahun ini, ketika dirinya berada di luar lapangan dari DBL Arena.

Djarum Superliga Badminton 2017 memang bertaburan bintang-bintang bulutangkis dunia yang punya segudang penggemar di Indonesia. Sebut saja pebulutangkis-pebulutangkis yang digemari kaum hawa seperti Lee Yong-dae, Ko Sung-hyun, Shin Baek-cheol asal Korea, serta Pannawit Thongnuam (Thailand).

Namun pesona pemain Pelatnas Jonatan Christie ternyata tak kalah dengan deretan pemain-pemain internasional di atas. Terutama ketika namanya dipanggil untuk memasuki lapangan, para penggemarnya langsung berteriak menyemangati Jonatan.

Apapun yang dilakukan Jonatan di lapangan tak luput dari sorotan penggemar-penggemarnya, mereka berteriak senang saat Jonatan berhasil mengumpulkan poin, terutama ketika Jonatan mengganti bajunya saat peralihan game.

“Saya enggak tahu kenapa kalau saya ganti baju, banyak yang teriak-teriak. Baju yang dipakai ini kalau kena keringat kan lengket, jadi saya gerah kalau enggak ganti baju. Tapi saya senang banyak fans di Surabaya yang mendukung saya,” ucapnya seraya melempar senyum seperti rilis PBSI yang diterima INDOSPORT.


Jonatan Christie, pebulutangkis Indonesia dari tim Musica Champion.

Jonatan yang mewakili klub Musica Champion, berhasil menyumbang angka kemenangan saat turun di partai ketiga melawan Koji Naito (Hitachi), dengan skor 21-13, 21-14 di hari Senin (20/02/17) kemarin.

Pada laga perdana, tim Musica Champion belum menemukan hambatan berarti. Jonatan cs menang telak 5-0 atas tim Hitachi asal Jepang. Tim Musica Champion yang merupakan unggulan pertama, berada di grup A bersama Mutiara Cardinal Bandung, Tjakrindo Masters, USM Blibli.com dan Hitachi.

Di semifinal, nantinya tim Musica kemungkinan akan bertemu dengan tim kuat seperti Djarum Kudus dan Berkat Abadi.

“Kalau melihat hasil undian, kemungkinan akan bertemu tim kuat seperti Berkat Abadi, Djarum dan Mutiara. Pemain tunggal kedua itu ya mungkin teman sendiri, misalnya Ihsan (Maulana Mustofa) dari Djarum, Firman (Abdul Kholik) dari Mutiara. Dari Berkat Abadi kemungkinan akan bertemu mas Tommy (Sugiarto) atau Sony (Dwi Kuncoro),” tambah Jonatan.

Djarum Superliga 2017 sendiri disebut sebagai ajang pemanasan bagi Jonatan, sebelum terjun di turnamen All England Super Series 2017. Jonatan akan bertemu dengan peraih medali perunggu Olimpiade Rio de Janeiro 2016, Viktor Axelsen (Denmark).

“Saya penasaran ketemu Axelsen, memang ingin ketemu dia. Kejuaraan Djarum Superliga ini saya jadikan pemanasan sebelum All England,” tutupnya.