Swiss Terbuka 2017

Tembus Final, Praveen/Debby Selangkah Lagi Hapus Dahaga Puasa Gelar

Minggu, 19 Maret 2017 02:22 WIB
Editor:
© HUMAS PBSI
Ganda campuran Indonesia, Praveen Jordan/Debby Susanto berhasil meraih tiket final Swiss Terbuka 2017. Copyright: © HUMAS PBSI
Ganda campuran Indonesia, Praveen Jordan/Debby Susanto berhasil meraih tiket final Swiss Terbuka 2017.

Indonesia berhasil menempatkan satu wakilnya di babak final Swiss Terbuka 2017 pada nomor ganda campuran. Hasil itu menyusul kemenangan yang diraih pasangan Praveen Jordan/Debby Susanto kala menghadapi wakil China, Zhang Nan/Li Yinhui di babak semifinal.

Berhadapan dengan unggulan kelima dalam turnamen, Praveen/Debby sempat tertinggal lebih dulu pada set pertama dengan skor 17-21. Akan tetapi, keduanya secara gemilang mampu menyakaman kedudukan setelah unggul tipis, 21-19 di set kedua.

Praveen/Debby mengalahkan wakil China lewat pertandingan tiga set di babak semifinal.

Pada set penentuan, Praveen/Debby yang mulai paham pola permainan pasangan China, berhasil menghalau setiap usaha Zhan/Li yang berusaha mencetak poin. Setelah hampir satu jam menguras stamina, Praveen/Debby pada akhirnya berhasil mengukuhkan tempat di babak final usai unggul 21-16 di set ketiga.

Keberhasilan Praveen/Debby yang mampu menembus babak semifinal ini pun membuat keduanya semakin dekat mengakhiri puasa gelar jaura yang sudah satu tahun lebih mereka rasakan. Ya, sejak memenangkan ajang All England 2016 lalu, keduanya tercatat belum pernah lagi memenangkan turnamen yang mereka ikuti.

Di babak final nanti, Praveen/Debby dijadwalkan menghadapi pasangan terbaik Thailand, Dechapol Puavaranukroh/Sapsiree Taerattanachai, yang pada babak semifinal mengalahkan unggulan nomor satu asal China, Zheng Siwei/Chen Qingchen dengan skor 21-19, 13-21, dan 21-19.

Praveen/Debby jadi satu-satunya wakil Indonesia di babak final Swiss Terbuka 2017.

Praveen/Debby sendiri menjadi satu-satunya wakil Indonesia yang mampu merebut tiket final Swiss Terbuka 2017. Pasalnya, Anthony Sinisuka Ginting (tunggal putra) dan Fitriani (tunggal putri) sudah lebih dulu tersingkir.

Anthony dikalahkan mantan pebulutangkis nomor satu dunia asal China Lin Dan dengan skor 17-21 dan 17-21, sedangkan Fitriani dikalahkan Chen Xiaoxin dari China dengan skor 17-21 dan 19-21.