Belum Dapat Gelar di Awal Tahun, Ini Kata Praveen/Debby

Sabtu, 29 April 2017 06:25 WIB
Editor:
© HUMAS PBSI
Ganda campuran Indonesia, Praveen Jordan/Debby Susanto di ajang Asia Championships 2017. Copyright: © HUMAS PBSI
Ganda campuran Indonesia, Praveen Jordan/Debby Susanto di ajang Asia Championships 2017.

Praveen Jordan/Debby Susanto gagal membawa pulang gelar dari ajang Badminton Asia Championships 2017. Mereka tumbang di perempatfinal dari wakil China, Wang Yilyu/Huang Dongping dengan skor 22-24 dan 19-21.

Hasil ini tentunya tak memenuhi ekspektasi Praveen/Debby. Keduanya merupakan andalan tim Indonesia, bersama pasangan ganda putra Angga Pratama/Ricky Karanda Suwardi, seperti yang sebelumnya pernah disebutkan oleh Susy Susanti, Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi PP PBSI.

Penampilan mereka dinilai masih kurang maksimal di pembuka tahun 2017. Di ajang All England 2017, Praveen/Debby harus terhenti di babak pertama, padahal mereka tampil sebagai juara bertahan. Di Malaysia Open Super Series Premier 2017 lalu, Praveen/Debby pun tak berhasil melewati babak kedua.

Di Swiss Open Grand Prix Gold 2017, Praveen/Debby tak berhasil merebut kemenangan di final. Begitu pun di ajang Singapore Open Super Series 2017, Praveen/Debby terhenti di babak perempatfinal.

© Humas PBSI
Praveen Jordan/Debby Susanto di babak perempatfinal BAC 2017. Copyright: Humas PBSIPraveen Jordan/Debby Susanto di babak perempatfinal BAC 2017.

“Pencapaian kami memang kurang bagus di awal 2017 ini,” kata Praveen mengakui.

“Memang harus ada perbaikan dari diri kami masing-masing. Baik dari segi teknis maupun non teknis. Pokoknya di semua aspek, bahkan sampai di segi fisik juga,” tutur Praveen.

“Semoga kami bisa memperbaiki semuanya dan tampil lebih baik lagi,” tambahnya.

Dengan hasil ini, maka tim Indonesia belum berhasil mengirim wakil ke babak semifinal Badminton Asia Championships 2017. Turnamen selanjutnya yang akan menjadi salah satu target utama PBSI adalah Piala Sudirman yang akan berlangsung di Gold Coast, Australia, pada Mei mendatang.