Masih Minim Prestasi, PBSI Siap Berdayakan Atlet Pratama

Kamis, 29 Juni 2017 12:31 WIB
Editor:
© Ramadhan/INDOSPORT
Susy Susanti, Kabid Binpres PBSI. Copyright: © Ramadhan/INDOSPORT
Susy Susanti, Kabid Binpres PBSI.

Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PBSI) berencana meningkatkan pengalaman pebulutangkis muda yang tergabung di Pelatnas Pratama. Hal itu dilakukan agar kualitas dan mental para atlet mulai terasah sejak dini.

Keputusan tersebut diungkapkan oleh Kabid Pembinaan dan Prestasi PBSI, Susy Susanti. Ia menyatakan akan terus memantau para atlet junior sehingga bisa diproyeksikan untuk beberapa kejuaraan di level internasional.

© Internet
Caption Copyright: InternetChico Aura Dwi Wardoyo salah satu atlet muda yang tergabung di Pelatnas PBSI.

"Saya arahkan atlet Pratama sudah harus berjalan dan bermain, kalau utama belum juga bagus," ujar Susy Susanti.

"Untuk atlet Pratama kita harus lihat kualitas juga. Mereka harus mulai ikut seperti grand prix challenge dan lainnya, jadi kita akan terus pantau. Karena tunggal putra dan putri utama misalnya minimal delapan besar tahun depan, jadi kita harap bisa juara di level grand prix dan grand prix gold," sambungnya.

Baca Juga

Demi target masuk delapan besar tersebut, Susy Susanti menegaskan agar para atlet utama Pelatnas bekerja lebih keras. Selain itu, pola latihan akan kembali dianalisis dan pola pikir atau mindset pemain harus diubah agar mental mereka lebih kuat.

© Ramadhan/INDOSPORT
Legenda Buluntangkis putri Indonesia, Susi Susanti. Copyright: Ramadhan/INDOSPORT Kabid Binpres PBSI, Susy Susanti ingin agar pemain muda muali diturunkan di level internasional.

"Materi pemain kita sampai saat ini belum sampai ke sana (papan atas) jadi perlu kerja keras. Dari pola mainnya mereka belum tahu mau main apa, jadi butuh pematangan. Lalu pola latihan juga agak kurang cocok, contohnya Dinar Dyah Ayustine, harus detail dan mainnya juga gak bisa disamain sama Fitriani," tutur Susy Susanti.         

"Kita butuh tahunan untuk menciptakan atlet tangguh, karena yang kita lihat postur (fisik) gak begitu masalah hanya mindset dan mental yang memang harus diubah," tegasnya.

"Ke depannya kita juga akan coba kerja sama dengan klub juga untuk mencari basic atlet yang bagus," tutup Susy Susanti.