Antusiasme Suporter Indonesia di Asian Games 2018 Jadi Sorotan Media Asing

Rabu, 22 Agustus 2018 15:22 WIB
Penulis: Nadia Riska Nurlutfianti | Editor: Abdurrahman Ranala
© Herry Ibrahim/Indosport.com
Para suporter wanita bersama ikon suporter fanatik bulutangkis bapak Hariyanto mendukung tim Indonesia. Copyright: © Herry Ibrahim/Indosport.com
Para suporter wanita bersama ikon suporter fanatik bulutangkis bapak Hariyanto mendukung tim Indonesia.

INDOSPORT.COM – Bulutangkis adalah salah satu cabang olahraga (cabor) yang paling populer di Asian Games 2018. Indonesia selaku tuan rumah memang tampil secara konsisten dalam cabor tersebut, termasuk dengan para pendukungnya yang tak kenal lelah mendukung atlet tercintanya berlaga.

Suporter Indonesia memang dikenal sebagai penggemar yang loyal, setiap kali Indonesia bertanding tribune penonton tak pernah sepi. Hal ini dibuktikan dengan ribuan suporter hadir untuk menyemangati negara tuan rumah di perempatfinal antara Tim Putri Indonesia melawan Korea Selatan pada hari kedua Asian Games ke-18.

Laman asal China, CGTN Sports melaporkan, sejak hari pertama cabor bulutangkis digelar di Istora Senayan selalu penuh dan cukup sesak.  Berbagai macam usia dari 5 hingga 80 tahun hadir untuk menunjukan rasa cinta dan semangat mereka kepada Indonesia.

"Saya sangat senang bisa datang dan bersorak untuk Indonesia di Asian Games. Saya menyukai badminton sejak masih kecil, dan saya menikmati setiap pertandingan," ujar salah satu penonton.

"Kami suka sekali badminton. Kami suka menonton pertandingan tidak peduli apakah Indonesia menang atau kalah. Ini sangat menarik,” pungkas penonton lainnya.

Bulutangkis memang menjadi salah satu cabor kebanggaan negara maritim ini. Bahkan saat opening ceremony Asian Games 2018, legenda bulutangkis Indonesia, Susy Susanti, peraih medali emas di Olimpiade Barcelona 1992 menjadi tokoh yang menyalakan api peresmian dimulainya perhelatan akbar tersebut.

Indonesia juga mempunyai atlet-atlet bulutangkis kelas dunia seperti, Taufik Hidayat (peraih medali emas Olimpiade Athena 2004), Alan Budi Kusuma (juara Olimpiade Barcelona 1992), Rudy Hartono (juara legendaris All England), Liem Swie King (legenda SEA Games dan Asian Games) serta beberapa nama lainnya.

Tim putri bulu tangkis Indonesia hanya berhasil meraih perunggu setelah takluk dari Jepang di babak semifinal. Sedangkan tim beregu putra berhasil lolos dan akan menghadapi China di final bulutangkis Asian Games 2018 pada Rabu (22/08/18) pukul 18.00.

 

A post shared by INDOSPORT.com (@indosportdotcom) on

Ikuti terus berita seputar sepak bola dan olahraga lain serta serba-serbi Asian Games 2018 hanya di INDOSPORT