Catatan Miris Tunggal Putri di Indonesia Masters: Sering Nangis di Rumah Sendiri

Sabtu, 26 Januari 2019 10:54 WIB
Penulis: Martini | Editor: Arum Kusuma Dewi
© ISTIMEWA
Catatan Miris Tunggal Putri di Indonesia Masters Copyright: © ISTIMEWA
Catatan Miris Tunggal Putri di Indonesia Masters

INDOSPORT.COM – Gelaran Indonesia Masters 2019 melanjutkan tren negatif bulutangkis tunggal putri Indonesia. Sempat berharap pada Fitriani, Gregoria Mariska Tunjung, dan Ruselli Hartawan yang lolos di ronde pertama, namun ketiganya berjatuhan di ronde kedua sehingga gagal melangkah ke babak perempatfinal.

Fitriani yang sebelumnya meraih medali emas Thailand Masters 2019 harus dipulangkan oleh tunggal putri asal India, Saina Nehwal. Demikian pula dengan Gregoria Mariska yang kalah telak dari wakil India, Pusarla V. Sindhu dengan skor 23-21, 21-7. Kekalahan ini merupakan imbas dari cedera lama yang kembali dirasakan oleh Gregoria.

Sementara Ruselli Hartawan juga gagal melaju ke babak selanjutnya usai ditaklukkan wakil China, Chen Xiaoxin melalui rubber game dengan skor 17-21, 21-15, 21-13.

Hasil ini setidaknya memastikan jika tunggal putri Indonesia harus berbenah, tak hanya dalam kualitas teknik permainan, namun juga mental saat bermain di hadapan publik sendiri.

Sepanjang gelaran Indonesia Masters sejak tahun 2010 lalu, tunggal putri Indonesia hanya pernah meraih satu medali emas. Kondisi ini bertolak belakang dengan kedigdayaan tunggal putra, ganda putra, dan ganda campuran di Indonesia Masters.

Tunggal putri Indonesia hanya sekali meraih medali emas, yakni pada edisi Indonesia Masters 2014 di Palembang. Saat itu Adriyanti Firdasari sukses menumbangkan juniornya di Pelatnas, Ruselli Hartawan di partai final dengan skor 21-14, 21-14.

Kini tunggal putri Indonesia tentu dapat mengevaluasi diri, jika catatan minor di rumah sendiri adalah tantangan yang harus lebih dahulu ditaklukkan sebelum menatap kompetisi lainnya di luar Indonesia.

Namun Fitriani, Gregoria Mariska, dan Ruselli Hartawan adalah deretan pebulutangkis muda yang masih memiliki masa depan panjang. Dengan bimbingan yang tepat dan jam terbang yang lebih ditingkatkan, bukan tidak mungkin jika ketiganya akan mengulangi prestasi legenda tunggal putri Indonesia, Susy Susanti.

Ikuti Terus Update Informasi Seputar Bulutangkis dan Cabang Olahraga Lainnya Hanya di INDOSPORT.COM.

IDS Emoticon Suka
Suka
0%
IDS Emoticon Takjub
Takjub
0%
IDS Emoticon Lucu
Lucu
0%
IDS Emoticon Kaget
Kaget
50%
IDS Emoticon Aneh
Aneh
0%
IDS Emoticon Takut
Takut
0%
IDS Emoticon Sedih
Sedih
50%
IDS Emoticon Marah
Marah
0%