Piala Sudirman: 3 Fakta Terukir dari Comeback Indonesia Atas Chinese Taipei

Jumat, 24 Mei 2019 15:05 WIB
Penulis: Shella Aisiyah Diva | Editor: Cosmas Bayu Agung Sadhewo
© Herry Ibrahim/INDOSPORT
Skuat tim Piala Sudirman 2019 Indonesia foto bersama dengan Ketum PBSI, Wiranto usai acara pelepasan tim di Hotel Atlet Century, Jakarta, Sabtu (10/05/19). Foto Herry Ibrahim/INDOSPORT Copyright: © Herry Ibrahim/INDOSPORT
Skuat tim Piala Sudirman 2019 Indonesia foto bersama dengan Ketum PBSI, Wiranto usai acara pelepasan tim di Hotel Atlet Century, Jakarta, Sabtu (10/05/19). Foto Herry Ibrahim/INDOSPORT

INDOSPORT.COM - Indonesia sukses melakukan comeback heroik atas Chinese Taipei di babak perempatfinal Piala Sudirman 2019 pada Jumat (24/05/19) siang WIB.

Kemenangan Indonesia menjadi salah satu comeback terfantastis di babak perempatfinal Piala Sudirman 2019 yang diselenggarakan di Nanning, China.

Sempat tertinggal lebih dulu dengan skor 1-2, Indonesia akhirnya sukses mengunci tiket untuk melaju ke babak semifinal Piala Sudirman 2019 dengan skor 3-2 atas tim kuda hitam Chinese Taipei.

Kemenangan Indonesia ini menjadi salah satu pencapaian terbaik Indonesia di turnamen beregu dua tahunan tersebut setelah di tahun 2017, tim Merah Putih tak berhasil lolos dari babak penyisihan grup.

Berikut portal berita olahraga INDOSPORT merangkum 3 fakta mencengangkan di balik kemenangan Indonesia atas Chinese Taipei di turnamen Piala Sudirman 2019:

Rekor Individu Praveen Jordan

Nomor pertandingan ganda campuran memang jadi penentuan negara (Chinese Taipei vs Indonesia) mana yang akan lolos ke babak semifinal Piala Sudirman 2019, setelah empat pertandingan sebelumnya berakhir dengan skor sama kuat 2-2.

Indonesia pun menurunkan pasangan Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti dalam pertandingan nomor ganda campuran. Mendapat tugas berat untuk meloloskan Tim Merah Putih ke babak semifinal, pasangan peringkat ketujuh dunia lantas tak menyia-nyiakannya.

Mereka langsung tancap gas dan unggul 21-17 atas pasangan Wang Chi-Lin/Hsieh Pei Shan di game pertama dan unggul jauh 21-15 di game kedua. Hasil ini pun membuahkan rekor tersendiri untuk Praveen Jordan.

Praveen setidaknya sudah terlibat dalam semua kemenangan ganda campuran Indonesia di tiga edisi Piala Sudirman, dimana sebelumnya bersama Debby Susanto dan sekarang bersama Melati Daeva Oktavianti.

Chinese Taipei Sukses Memenangkan Dua Pertandingan di Perempatfinal

Chinese Taipei memang telah dipastikan tersingkir di babak perempatfinal Piala Sudirman 2019. Kendati tersingkir, tim kuda hitam tersebut berhasil mencatatkan sebuah rekor baru.

Ya, untuk kali pertama dalam sejarah turnamen Piala Sudirman, Chinese Taipei sukses memenangkan dua pertandingan di babak perempatfinal turnamen beregu dua tahunan ini.

Di edisi Piala Sudirman 2017, Chinese Taipei hanya mampu memenangkan satu pertandingan saja di babak perempatfinal kontra Korea Selatan, dimana pertandingan berakhir dengan skor 3-1 untuk kemenangan negeri Ginseng.  

Sedangkan di di Piala Sudirman 2015, mereka juga hanya mampu memenangkan satu pertandingan saja dalam laga kontra Indonesia, yang berakhir dengan skor 1-3 untuk kemenangan tim Merah Putih.

Kekalahan keempat Chinese Taipei di partai perempatfinal

Kekalahan Chinese Taipei atas Indonesia di partai perempatfinal Piala Sudirman 2019 menjadi kekalahan keempat mereka di turnamen beregu dua tahunan tersebut.

Di Piala Sudirman 2011, Chinese Taipei juga kalah 3-1 atas Denmark dan di Piala Sudirman 2013, Chinese Taipei juga kembali dibungkam tim kuat Eropa tersebut dengan skor 1-3.

Selanjutnya di Piala Sudirman 2015, Chinese Taipei juga hanya mencapai di perempatfinal usai takluk 1-3 atas Korea Selatan.

Hal yang sama kembali terjadi di Piala Sudirman 2017, saat Chinese Taipei kembali dijungkalkan Korea Selatan dengan sekor 1-3 untuk kemenangan Korsel.