Penghancur Li/Liu Absen di BWF World Championship, Ahsan/Hendra Ketiban 'Durian Runtuh'

Jumat, 16 Agustus 2019 13:14 WIB
Penulis: Nadia Riska Nurlutfianti | Editor: Cosmas Bayu Agung Sadhewo
© Herry Ibrahim/INDOSPORT
Ganda putra antara wakil Indonesia, Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan memiliki keberuntungan di Kejuaraan Dunia Bulutangkis 2019. Copyright: © Herry Ibrahim/INDOSPORT
Ganda putra antara wakil Indonesia, Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan memiliki keberuntungan di Kejuaraan Dunia Bulutangkis 2019.

INDOSPORT.COM – Absennya wakil ganda putra India, Satwiksairaj Rankireddy/Chirag Shetty dari ajang Kejuaraan Dunia Bulutangkis 2019 membuat salah satu wakil andalan Indonesia Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan seperti ketiban durian runtuh.

Rankireddy/Chirag sempat mengemuka pasca menghancurkan nomor satu ganda putra China, Li Junhui/Liu Yuchen di partai final Thailand Open 2019. Kini, secara mengejutkan ganda putra nomor satu di India tersebut mengumumkan akan absen di ajang Kejuaraan Dunia Bulutangkis 2019 lantaran mengalami cedera.

Sebagai informasi tambahan, Rankireddy/Chirag disebut-sebut sebagai momok baru di sektor ganda putra kejuaraan dunia, pasalnya ia berhasil mengalahkan Li/Liu yang menempati ranking tiga dunia, dan dikenal memiliki stamina luar biasa serta rival Kevin/Marcus saat ini.

Mundurnya wakil India tersebut tentu saja memberikan keuntungan tersendiri bagi Ahsan/Hendra. Pasalnya, secara drawing ganda putra Indonesia itu akan kehilangan lawan yang cukup tangguh dengan menyisakan wakil negara lainnya yang tergolong mudah karena bukan unggulan.

 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

A post shared by Badminton Talk (@badmintalk_com) on

Hal ini membuat ganda putra yang berjuluk The Daddies itu mendapatkan ‘jalan mulus’ di Kejuaraan Dunia Bulutangkis 2019 setidaknya hingga masuk ke babak perempatfinal, dan bisa saja berhadapan dengan wakil Denmark, Kim Astrup/Anders Skaarup Rasmussen yang masuk unggulan ke-8.

Keberuntungan yang didapatkan oleh Ahsan/Hendra juga membuat peluang Indonesia untuk meraih satu gelar juara di Kejuaraan Dunia Bulutangkis 2019 semakin terbuka lebar.

Apalagi Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi PBSI, Susy Susanti, sebelumnya telah mengungkapkan bahwa Indonesia hanya menargetkan satu gelar saja di turnamen bergengsi tersebut dan sempat mengatakan bahwa sektor ganda putra-lah yang diperkirakan akan menyabet gelar itu.

Apalagi melihat prestasi di dua turnamen belakangan, ganda putra berhasil menciptakan all Indonesian final pada Indonesia Open dan Japan Open 2019, melalui Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon dan Ahsan/Hendra.