INDOSPORT.COM - Usai sukses memerankan tokoh pahlawan Ahmad Dahlan di film ‘Sang Pencerah’, Lukman Sardi kembali dipercaya untuk berperan sebagai tokoh besar Indonesia lainnya, yakni Mangombar Ferdinand Siregar, seorang teknokrat olahraga legendaris Indonesia dalam film terbarunya, ‘Susi Susanti – Love All’.
Mangombar merupakan salah satu sosok yang mempunyai peran sangat penting dalam kesuksesan Indonesia yang berhasil menyabet medali emas di Olimpiade Barcelona 1992 lewat pasangan fenomenal, Susy Susanti dan Alan Budikusuma.
Dalam menjalani proses syuting ini Lukman tidak sempat bertemu secara langsung dengan M.F Siregar dan juga tidak sempat ke keluarga besarnya. Sekadar informasi, M.F Siregar telah meninggal dunia pada Minggu, 3 Oktober 2010 di usia 82 tahun.
Lantas, bagaimana cara Lukman Sardi mendalami peran? Kepada INDOSPORT, berikut penjelasan lengkapnya.
“Untuk pendalaman, saya lebih banyak baca buku tentang beliau sih. Dari buku saya mengenal proses perjalanan hidup Pak Bar, dan juga testimoni Susy Susanti bagaimana sosok Pak Bar. Ternyata beliau merupakan sosok yang dekat dengan atlet dan sudah dianggap keluarga,” ujar Lukman.
Seperti diketahui, MF Siregar memang terkenal dekat dengan para atlet asuhannya. Bahkan, tokoh legendaris Susy Susanti memanggilnya dengan sebutan ‘Opa’.
“Nah ini jadi penting buat saya, bagaimana cara saya menjaga interaksi dengan para cast yang menjadi atlet di film ini. Di luar proses syuting pun, saya tetap menjalin kedekatan dengan mereka supaya lebih gampang komunikasinya sebagai Pak Bar,” ungkapnya.
Karena keterbatasan referensi yang ada untuk mengenal MF Siregar lebih dekat, akhirnya Lukman pun hanya bisa mempelajari gestur dan gerak-gerik tubuh MF Siregar lewat foto dan dokumentasi yang ada.
“Saya lihat dari beberapa foto, beliau tuh selalu senyum dan saya merasakan beliau merupakan sosok yang hangat, komitmen yang tinggi, dan empati yang luar biasa. Itu aja sih yang saya pakai, jadi referensi ya dari dokumentasi,” tutur pria kelahiran 14 Juli 1971 ini.
Diakui oleh Lukman, bukan hal yang mudah baginya untuk mengemban tugas berat ini. Tetapi, mengingat banyaknya nilai dan dampak positif yang ia bisa beri, Lukman pun menjadi semangat.
“Memerankan tokoh-tokoh ternama memang selalu ada beban tersendiri, tapi beban ini adalah sesuatu yang harus punya agar tetap mau belajar dan berproses untuk mencapai titik yang maksimal sebagai seorang aktor,” pungkas Lukman Sardi.