Mengenang Persaingan Krusial Bang Soo-hyun dengan Susy Susanti

Selasa, 8 Oktober 2019 17:49 WIB
Penulis: Shella Aisiyah Diva | Editor: Cosmas Bayu Agung Sadhewo
© Henri Szwarc/Bongarts/Getty Images
Bang Soo-hyun saat memenangkan kejuaraan bulutangkis di tahun 1996 Copyright: © Henri Szwarc/Bongarts/Getty Images
Bang Soo-hyun saat memenangkan kejuaraan bulutangkis di tahun 1996

INDOSPORT.COM - Bang Soo-hyun, Srikandi Korea Selatan yang menjadi rival bebuyutan Susy Susanti, apa kabar sosok Bang Soo Hyun kini?

Bang Soo-hyun merupakan tunggal putri asal Negeri Ginseng yang lahir di Seol, Korea Selatan 1972 dan sukses menjelma menjadi salah satu tunggal putri yang diperhitungkan dunia.

Soo-hyun merupakan tunggal putri tenar di era 1990an, ia bisa dibilang rival berat Susy dan tunggal putri China, Ye Zhaoying di era kejayaannya.

Mantan atlet yang saat ini berusia 47 tahun tersebut juga tercatat telah memenangkan banyak turnamen dan telah membantu Korea Selatan menjuarai Piala Sudirman dua kali beruntun di tahun 1991 dan 1993.

  • Persaingan ketat di Olimpiade Barcelona

Bang Soo-hyun merupakan lawan tangguh Susy Susanti di Olimpaide Barcelona 1992. Susy bahkan harus bermain hingga babak rubber game untuk memastikan medali emas bagi Indonesia.

Sebelumnya, rivalitas yang terjadi antara Susy Susanti dengan Soo-hyun memang telah ada lama pada awal tahun 1990-an. Hal itu mulai nampak ketika di Piala Sudirman 1991, yang mana kala itu Soo-hyun harus mengakui keunggulan Susy Susanti dengan rubber game 11-2, 6-11, dan 6-11. Meskipun kalah, Soo-hyun bersama tim Korea Selatan berhasil memenangkan pertandingan dengan skor 3-2.

Puncak dari rivalitas mereka berada di Barcelona, setahun berselang. Soo-hyun dikalahkan Susy Susanti di partai puncak Olimpiade Barcelona 1992. Di laga krusial tersebut, lagi-lagi Susy Susanti berhasil memenangkan pertandingan lewat rubber game dengan skor 11-5, 5-11, 3-11.

Tak hanya itu, Bang Soo-hyun juga belum mampu menandingi keperkasaan Susy Susanti setahun setelahnya karena harus kalah di partai final Kejuaraan Dunia 1993. Masih di tahun yang sama pula, Susy Susanti menghempaskan kembali Bang Soo-hyun di partai final Piala Sudirman, dengan skor 6-11 dan 6-11.

Usaha dan niat Bang Soo-hyun untuk mengalahkan Susy Susanti baru menuai hasil di tahun 1994. Meskipun secara tidak langsung, dirinya berhasil meraih medali emas Asian Games 1994. Sementara Susy Susanti hanya meraih medali perunggu.

Di tahun 1996, dirinya juga berhasil mengalahkan Susy Susanti dengan skor 11-9 dan 11-8 di partai semifinal Olimpiade Atlanta 1996. Begitu pula di All England 1996, dirinya mengalahkan Susy Susanti lewat rubber dengan skor 11-7, 5-11, dan 11-4.

Sosok Bang Soo-hyun pun dapat dipastikan akan tampil di  film biopik yang mengangkat kisah legenda hidup Susy Susanti, yakni ‘Susi Susanti – Love All’ yang akan tayang pada 24 Oktober 2019 di seluruh bioskop Indonesia.

  • Pensiun di waktu yang tepat

Bang Soo Hyun memutuskan gantung raket dari dunia bulutangkis usai meraih medali emas di Olimpiade Atalanta 1996.

Kala itu, ia mengalahkan wakil Indonesia, yakni Mia Audina di partai final dengan skor 11-6, 11-7 untuk memastikan medali emas bagi Korea Selatan.

Usai pesta olahraga dunia 4 tahunan tersebut, Soo-hyun pun memutuskan untuk pensiun sekaligus mengakhiri perjalanan kariernya dengan akhir yang sangat indah.

  • Kabar Terkini

Usai gantung raket pasca Olimpiade Atalanta 1996, 4 tahun kemudian, Bang Soo-hyun terlibat aktif di salah satu acara olahraga televisi Korea Selatan.

Dilansir dari situs bwfbadminton.com, ia menjadi komentator di program bulutangkis dan telah menerima berbagai macam penghargaan dari pemerintah Korea, termasuk salah satunya di tahun 1998.

Tahun 2005-2009, ia menjadi sebagai anggota dewan di Organisasi Bulutangkis Dunia (BWF). Bersama dengan 8 rekan senegaranya, ia tergabung di Hall of Fame BWF.

Belum lama ini di tahun 2019, ia menerima penghargaan dari Presiden BWF, Poul-Erik Hoyer yang merupakan peraih medali emas tunggal putra di Olimpiade 1996 Barcelona.

IDS Emoticon Suka
Suka
0%
IDS Emoticon Takjub
Takjub
0%
IDS Emoticon Lucu
Lucu
0%
IDS Emoticon Kaget
Kaget
0%
IDS Emoticon Aneh
Aneh
0%
IDS Emoticon Takut
Takut
0%
IDS Emoticon Sedih
Sedih
0%
IDS Emoticon Marah
Marah
0%