Mengenang Momen Pahlawan Ihsan Maulana di SEA Games 2017

Kamis, 21 November 2019 16:10 WIB
Penulis: Shella Aisiyah Diva | Editor: Cosmas Bayu Agung Sadhewo
Meski sudah memutuskan mundur dari Pelatnas, tidak ada yang bisa menampik jika Ihsan Maulana Mustofa merupakan salah satu pahlawan Indonesia di SEA Games. Copyright: © Twitter@beeldotcom
Meski sudah memutuskan mundur dari Pelatnas, tidak ada yang bisa menampik jika Ihsan Maulana Mustofa merupakan salah satu pahlawan Indonesia di SEA Games.

INDOSPORT.COM - Meski sudah memutuskan mundur dari Pelatnas, tidak ada yang bisa menampik jika Ihsan Maulana Mustofa merupakan salah satu pahlawan Indonesia di pesta olahraga se-Asia Tenggara atau SEA Games.

Pada hari Sabtu (26/10/19) lalu, nama Ihsan Maulana membuat gempar publik pecinta bulutangkis. Ihsan menciptakan kehebohan lantaran menuliskan kalimat yang seakan menandakan ingin berpisah dari PBSI di akun Instagram pribadinya.

Beberapa foto tentang pengalamannya berlaga di kompetisi bulutangkis internasional diunggahnya secara berbarengan. Ihsan lantas menuliskan untaian kalimat bernada pamitan pada bagian keterangan unggahan atau caption.

"Terimakasih PBSI untuk kesempatan yang diberikan untuk saya. Alhamdulillah saya pernah merasakan berjuang bersama dengan kawan-kawan untuk membawa nama Indonesia," sepenggal kalimat di caption unggahan Ihsan.

Kendati sudah keluar dari Pelatnas, Ihsan Maulana tetap merupakan salah satu pahlawan Indonesia di SEA Games 2017 di Malaysia lalu. Kala itu, dirinya sukses menjadi penentu kemenangan Timnas Indonesia dari tim putra degan meraih medali emas, pasca mengalahkan tuan rumah Malaysia dengan skor 3-0.

Kala itu, Ihsan Maulana Mustofa menjadi penentu kemenangan tim putra pada pertandingan ketiga. Dirinya sukses mengalahkan Lee Zii Jia lewat dua set langsung, 21-11 dan 21-11. Sebelumnya, Jonatan Christie serta Fajar/Afian juga sukses menenangkan pertandingan.

Sedangkan pada dua tahun sebelumnya, yakni pada SEA Games 2015 Singapura, Ihsan Maulana Mustofa juga turut menjadi pahlawan negara, di mana kala itu ia turun sebagai laga penentuan saat berhapadan dengan Malaysia di babak semifinal.

Kala itu, kedudukan sama kuat yaitu 2-2 dan dimana Indonesia meraih poin lewat pasangan ganda putra, Angga Pratama/Ricky Karanda Suwardi yang mengalahkan Goh V Shem/Tan Wee Kiong 21-17, 15-21, 21-17 dan Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon yang menundukkan Mak Hee Cun/Teo Kok Siong 21-10 21-13.

Sedangkan Malaysia mendapat poin melalui kemenangan Chong Wei Feng yang mengalahkan Jonatan Christie dan Lee Chong Wei yang mengalahkan Firman Abdul Kholik 21-19 dan 21-10.

Dan akhirnya, Ihsan Maulana Mustofalah yang turun sebagai penentuan dimana ia harus berhadapan dengan Muhammad Arif Abdul Latif.

Di gim pertama, Ihsana Maulana Mustofa menang mudah atas Muhammad Arif dengan skor 21-12, tetapi di gim kedua, ia agak lengah hingga skor berjalan dengan sangat ketat.

Indonesia pun akhirnya memastikan tiket menuju ke babak final, setelah wakil Malaysia membuat kesalah di poin-poin kritis dan membuahkan poin untuk Ihsan Maulana Mustofa hingga mengakhiri gim kedua dengan skor 22-20.

Indonesia pun melaju ke final SEA Games 2015 dan juga menang dramatis di babak final atas Thailand, dimana Ihsan Maulana Mustofa lagi-lagi turun sebagai penentuan.