Rekan Mantan Marcus Gideon Merasa Dicurangi di Korea Masters 2019

Sabtu, 23 November 2019 19:17 WIB
Penulis: Nadya Riska Nurlutfianti | Editor: Cosmas Bayu Agung Sadhewo
© Getty Images
Ganda putri Bulgaria, Gabriela Stoeva dan Stefani Stoeva. Copyright: © Getty Images
Ganda putri Bulgaria, Gabriela Stoeva dan Stefani Stoeva.

INDOSPORT.COM – Pebulutangkis ganda putri Bulgaria, Stefani Stoeva merasa dicurangi saat melawan wakil tuan rumah So Hee Lee/Seung Chang Shin di babak perempatfinal Korea Masters 2019.

Pasangan dari Gabriela Stoeva yang disebut sebagai mantan kekasih Marcus Fernaldi Gideon tersebut harus takluk dari wakil Korea Selatan dengan skor 10-21, 20-22.

Namun menurut Stefani sendiri dirinya merasa dicurangi oleh umpire, lantaran seharusnya shuttlecock dinyatakan masuk namun sang wasit sendiri berkata lain.

Melalui Insta Story yang diunggah di akun Instagram resminya @stoeva_stefani, ia mencurahkan protesnya dengan memberikan sebuah bukti screenshot saat dirinya berlaga.

© instagram.com/stoeva_stefani
Rekan Mantan Marcus Gideon Merasa Dicurangi di Korea Masters 2019 Copyright: instagram.com/stoeva_stefaniRekan Mantan Marcus Gideon Merasa Dicurangi di Korea Masters 2019

“Jelas sekali hakim garis mengatakan bahwa poin sebenarnya untuk kami, tetapi kami berada di Korea dan melawan mereka. Umpire sendiri tak bisa memberikan keputusan tersebut, sedangkan hakim garis yang duduk di kursi mengatakan bahwa shuttlecock berada di luar garis,” ujar Stefani.

“Mungkin saya tidak melihat dengan benar dan shuttlcock benar-benar keluar garis. Satu pelajaran ialah berteriaklah sebelum shuttlecock jatuh karena ada hakim garis disamping lapangan,” candanya.

Sekadar informasi, Gabriela Stoeva sendiri pernah menjadi partner dari Marcus Fernaldi Gideon pada 2014 yang lalu. Namun, saat itu mereka hanya meraih runner-up melawan wakil Jerman, Jones Ralfy Jansen/Cisita Joity Jansen, dengan skor 21-17, 17-21, dan 12-21, di BWF International Challenge di Turki.

Selain menjadi partner, keduanya juga pernah menjalin hubungan istimewa saat 2013 yang lalu, tepatnya ketika Marcus Gideon memutuskan untuk pergi dari Pelatnas PBSI.