Menakar Peluang Juara Ganda Putri Indonesia di Malaysia Master 2020: Pasangan Jepang Jadi Kunci

Senin, 6 Januari 2020 16:17 WIB
Penulis: Arief Tirtana | Editor: Lanjar Wiratri
© Humas PBSI
Greysia Polii/Apriyani Rahayu finis di posisi runner-up Malaysia Masters 2019 setelah kalah dari wakil Jepang Yuki Fukushima/Sayaka Copyright: © Humas PBSI
Greysia Polii/Apriyani Rahayu finis di posisi runner-up Malaysia Masters 2019 setelah kalah dari wakil Jepang Yuki Fukushima/Sayaka

INDOSPORT.COM - Greysia Polii/Apriyani Rahayu menjadi harapan utama Indonesia bisa meraih gelar juara ganda putri di Malaysia Master 2020, bagaimana peluangnya?

Menjadi satu-satunya pasangan ganda putri Indonesia yang lolos otomatis di babak utama turnamen bulutangkis Malaysia Master 2020, Greysia Polii/Apriyani Rahayu masih memiliki peluang untuk meraih juara. 

Hal itu setidaknya bercermin pada status mereka yang merupakan unggulan kedelapan turnamen berlevel BWF Super 500 tersebut.

Kendati bergitu, langkah Greysia Polii/Apriyani Rahayu jelas tak akan mudah untuk bisa bersaing memperebutkan gelar juara. Sebab di putaran pertama saja mereka harus langsung berhadapan dengan lawan sulit asal Korea Selatan, Baek Ha-na/Jung Kyun-eun.

Keduanya memang belum pernah saling bertemu, namun status Baek Ha-na/Jung Kyun-eun yang merupakan pasangan peringkat 12 dunia, bisa menjadi gambaran bahwa mereaka akan berpotensi bisa menyulitkan Greysia Polii/Apriyani Rahayu.

Jika melewati pasangan Korea Selatan, langkah Greysia Polii/Apriyani Rahayu baru kemungkinan akan lebih mudah di putaran kedua Malaysia Master 2020. Sebab lawan yang Greysia Polii/Apriyani Rahayu  akan hadapi hanya merupakan ganda putri yang lolos dari fase kualifikasi.

Untuk itu maka kekungkinan Greysia Polii/Apriyani Rahayu terus melaju ke perempatfinal. babak yang akan jadi ujian sesungguhnya buat mereka. Karena di perempatfinal itu Greysia Polii/Apriyani Rahayu kemungkinan harus menghadapi unggulan ketiga, Mayu Matsumoto/Wakana Nagahara.

Menjadi sangat berat buat Greysia Polii/Apriyani Rahayu, sebab dalam lima pertemuan melawan Mayu Matsumoto/Wakana Nagahara, mereka hanya sekali menang, dengan empat sisanya berujung kekalahan.

Selain peringkat, status Mayu Matsumoto/Wakana Nagahara yang merupakan finalis BWF World Tour Finals 2019 juga semakin mengecilkan peluang Greysia Polii/Apriyani Rahayu untuk bisa memenangkan pertandingan.

Kalaupun bisa melewati Mayu Matsumoto/Wakana Nagahara, di semifinal selanjutnya Greysia Polii/Apriyani Rahayu kemungkinan akan dihadang lawan yang lebih berat lagi yakni pasangan Jepang lainnya, Yuki Fukushima/Sayaka Hirota.

Pasangan yang dalam head to head bisa jauh mengungguli mereka, dalam kedudukan 2-7. Seklaigus pasangan yang mengalahkan mereka di final Malaysia Master tahun lalu.

Pada akhirnya, tanpa bermaksud mengecilkan harapan Greysia Polii/Apriyani Rahayu untuk bisa meraih gelar juara Malaysia Master. maka rasannya menembus babak perempatfinal adalah hasil yang paling realistis untuk keduanya bisa wujudkan di Malaysia Master 2020 nanti.