Jadi Pelatih Kepala Tunggal Putra Malaysia, Hendrawan Minta Bantuan Pemain yang Terbuang

Rabu, 5 Februari 2020 07:47 WIB
Penulis: Ayudya Ratna | Editor: Theresia Ruth Simanjuntak
© Badminton Planet
Pelatih Kepala tunggal putra Malaysia, Hendrawan, meminta bantuan dua mantan pemain pelatnas, Liew Daren dan Soong Joo Ven untuk melatih Lee Zii Jia. Copyright: © Badminton Planet
Pelatih Kepala tunggal putra Malaysia, Hendrawan, meminta bantuan dua mantan pemain pelatnas, Liew Daren dan Soong Joo Ven untuk melatih Lee Zii Jia.

INDOSPORT.COM - Pelatih Kepala tunggal putra Malaysia, Hendrawan meminta bantuan dua mantan pemain pelatnas, Liew Daren dan Soong Joo Ven untuk melatih Lee Zii Jia. 

Dilansir dari laman Bharian, hal tersebut merupakan strateginya demi menyiapkan Lee Zii Jia di Olimpiade Tokyo 2020, pada Juli mendatang.

"Saya mengatakan hal ini pada Daren dan Joo Ven dan mereka setuju. Bukan hanya Zii Jia, tapi ini juga akan menguntungkan mereka," tutur Hendrawan.

"Saya juga berencana membawa Zii Jia untuk melakukan sesi latihan di Thailand. Hal ini agar Zii Jia tidak bosan, mengingat persiapan Olimpiade memang memakan waktu cukup panjang," imbuhnya. 

Diketahui sebelumnya, Soong Joo Ven telah resmi dibuang oleh Asosiasi Badminton Malaysia (BAM) tanpa alasan yang jelas. Tentunya, ini merupakan suatu kejutan mengingat dirinya merupakan tunggal putra terbaik kedua Malaysia setelah Lee Zii Jia.

Beredar rumor terkait alasan tersingkirnya Joo Ven dari pelatnas BAM. Hal itu lantaran dirinya gagal bersaing dalam 13 turnamen bulutangkis terakhir tahun lalu.

Tak ayal untuk membuktikan BAM salah telah membuangnya, pebulutangkis ini berniat menunjukan potensi yang telah disia-siakan Malaysia. Di ajang Thailand Masters, Joo Ven tampil cukup bagus dan sempat mengalahkan rekan senegaranya, Soo Teck Zhi.

IDS Emoticon Suka
Suka
0%
IDS Emoticon Takjub
Takjub
0%
IDS Emoticon Lucu
Lucu
0%
IDS Emoticon Kaget
Kaget
0%
IDS Emoticon Aneh
Aneh
0%
IDS Emoticon Takut
Takut
0%
IDS Emoticon Sedih
Sedih
0%
IDS Emoticon Marah
Marah
100%