Waspada Indonesia! Hendrawan Siap Bangkitkan 'Monster' di Tunggal Putra Malaysia

Sabtu, 1 Februari 2020 07:00 WIB
Editor: Cosmas Bayu Agung Sadhewo
© badmintonplanet.com
Hendrawan dikabarkan akan membangkitkan ‘monster’ dari sektor tunggal putra Malaysia. Copyright: © badmintonplanet.com
Hendrawan dikabarkan akan membangkitkan ‘monster’ dari sektor tunggal putra Malaysia.

INDOSPORT.COMHendrawan dikabarkan akan membangkitkan ‘monster’ dari sektor tunggal putra Malaysia. Legenda Indonesia yang kini menjadi pelatih kepala oleh Asosiasi Bulutangkis Malaysia (BAM) itu mengaku akan menggembleng Lee Zii Jia yang dipercaya sebagai penerus Chong Wei.

Dilansir dari The Star, Hendrawan memiliki rencana tersendiri untuk melatih Lee Zii Jia menjadi lebih kuat lewat tangan dinginnya.

“Rencana saya adalah menambah porsi latihan bersama dirinya,” ucap Hendrawan.

“Dia telah disibukkan dengan berbagai macam kompetisi turnamen selama ini,” tambahnya.

Hendrawan sendiri mengaku menyiapkan Lee Zii Jia untuk Olimpiade di Jepang nantinya. Lee Zii Jia pun akan menempuh banyak porsi latihan bersama Hendrawan dengan memangkas beberapa turnamen yang tidak akan ia ikuti.

“Dia telah banyak mengikuti turnamen belakangan ini. Itu bagus untuk meningkatkan ranking dunia yang ia miliki. Dia juga memiliki kemampuan untuk Olimpiade di Jepang. Tugas saya saat ini adalah memberikan porsi lebih latihan untuk dirinya dan tidak akan mengikuti beberapa turnamen,” tuturnya menjabarkan.

Sebelumnya, Hendrawan sendiri mengaku berniat mendatangkan Soong Joo Ven dan Liew Daren yang notebene pebulutangkis buangan BAM untuk membantu dirinya dalam melatih Lee Zii Jia.

"Saya akan membawa mantan pebulutangkis seperti Soong Joo Ven dan Liew Daren untuk menjadi lawan sparring bagi dia (Zii Jia). Saya juga merencanakan latihan tambahan di Thailand," ujar Hendrawan.

"Kami sudah menghabiskan beberapa waktu untuk mengerjakan terkait strategi dan persiapan mental juga. Saya juga sudah berdiskusi dengan Zii Jia terkait waktu pelatihan yang lebih lama dan dia tidak keberatan meskipun ini merupakan hal baru," tambahnya.

Upaya membawa kembali beberapa tunggal putra buangan BAM oleh Hendrawan, tentunya terdengar cukup ironis. Sebagai contoh Joo Ven yang telah terusir dari pelatnas hanya karena alasan tidak mencukupi jumlah kuota turnamen tahun lalu.