Lin Dan Pensiun, Rival Anthony Ginting Berharap Bisa Jadi Generasi Penerus

Selasa, 7 Juli 2020 22:43 WIB
Penulis: Shella Aisiyah Diva | Editor: Ivan Reinhard Manurung
© Theresia Simanjuntak/INDOSPORT
Keputusan Lin Dan untuk mundur dari dunia bulutangkis internasional membuat rival Anthony Sinisuka Ginting, yakni Shi Yuqi berharap bisa menjadi penerusnya. Copyright: © Theresia Simanjuntak/INDOSPORT
Keputusan Lin Dan untuk mundur dari dunia bulutangkis internasional membuat rival Anthony Sinisuka Ginting, yakni Shi Yuqi berharap bisa menjadi penerusnya.

INDOSPORT.COM - Keputusan Lin Dan untuk mundur dari dunia bulutangkis internasional membuat rival Anthony Sinisuka Ginting, yakni Shi Yuqi berharap bisa menjadi penerus yang ideal untuknya.

Peraih dua medali emas Olimpiade asal China, yakni Lin Dan diketahui telah mengumumkan pengunduran dirinya dari Timnas Bulutangkis China pada Sabtu (05/07/20) lalu melalui akun media sosial pribadi miliknya.

Melalui postingannya, Lin Dan menyampaikan surat terbuka kepada seluruh penggemarnya sekaligus menyampaikan rasa terima kasih kepada negara, pelatih hingga fansnya yang telah memberikan dukungan kepadanya selama berkarier dalam kurun waktu 20 tahun di dunia bulutangkis internasional.

Keputusan Lin Dan mundur dari dunia yang telah membesarkan namanya tersebut maka mau tidak mau membuat Shi Yuqi akhirnya akan diplot menjadi penerus dari pemain berjuluk Super Dan tersebut.

Shi Yuqi sendiri sampai saaat ini memang belum mampu menyaingi prestasi Lin Dan. Sejauh ini, prestasi terbaik yang mampu meraih gelar All England 2018 dan mempersembahkan trofi Piala Sudirman 2019 untuk Timnas Bulutangkis China.

Pensiunnya Lin Dan diakui oleh pemain yang sejauh ini telah mengalahkan Anthony Ginting 6 kali mengaku sangat terinspirasi dan ingin kembali berjuang memberikan prestasi yang terbaik untuk negaranya.

“Pensiun Lin Dan telah mengilhami saya untuk melanjutkan perjuangan. Dia telah melakukan banyak hal untuk bulu tangkis China. Saya harap saya bisa keluar dan membuat negara bangga pada Olimpiade pertama saya," ujar Shi Yuqi dikutip dari media The Star.

Pebulutangkis Shi Yuqi sendiri sampai saat ini belum mampu kembali ke performa terbaiknya seperti saat sebelum menderita cedera ketika bermain di Indonesia Open 2019.

Mekipun berhasil menyampai final di turnamen Macau Open 2019, namun Shi Yuqi harus mengakui keunggulan dari wakil Thailand dalam pertandingan rubber game dan di tahun 2020 ini ia belum mampu meraih gelar apapun.

Tentu saja prestasi tersebut masih sangat jauh dari Lin Dan yang telah berhasil mengoleksi seluruh gelar Grand Slam, berpredikat sebagai peraih lima medali emas Kejuaraan Dunia hingga peraih dua medali emas Olimpiade.

Perjalanan Shi Yuqi masih panjan dan Timnas Bulutangkis China harus lebih bersabar untuk bisa melahirkan kembali The Next Lin Dan di masa depan yang akan menjadi penantang terberat dari Kento Momota.

IDS Emoticon Suka
Suka
0%
IDS Emoticon Takjub
Takjub
0%
IDS Emoticon Lucu
Lucu
0%
IDS Emoticon Kaget
Kaget
0%
IDS Emoticon Aneh
Aneh
0%
IDS Emoticon Takut
Takut
0%
IDS Emoticon Sedih
Sedih
0%
IDS Emoticon Marah
Marah
0%