Media AS: Kesuksesan Indonesia di Bulutangkis Buat Generasi Baru Miliki Tuntutan Besar

Minggu, 9 Agustus 2020 10:16 WIB
Penulis: Shella Aisiyah Diva | Editor: Arum Kusuma Dewi
© badmintonindonesia.org
Media Amerika Serikat menyoroti bahwa kesuksesan Indonesia di dunia bulutangkis membuat generasi penerus memiliki tuntutan besar yang harus dijalankan. Copyright: © badmintonindonesia.org
Media Amerika Serikat menyoroti bahwa kesuksesan Indonesia di dunia bulutangkis membuat generasi penerus memiliki tuntutan besar yang harus dijalankan.

INDOSPORT.COM - Media Amerika Serikat menyoroti bahwa kesuksesan Indonesia di dunia bulutangkis membuat generasi penerus memiliki tuntutan besar yang harus dijalankan.

Menjelang bergulirnya Olimpiade Tokyo pada tahun 2021 mendatang, media Amerika Serikat, New York Times, yang sempat datang ke Indonesia untuk melihat bagaimana perkembangan olahraga tepok bulu di Tanah Air menyebut kalau kesuksesan Indonesia di bidang olahraga ini membuat setiap generasi penerus selalu memiliki tuntutan yang besar untuk sukses.

Terlebih lagi setelah Olimpiade Tokyo ditunda ke tahun 2021, media AS percaya bahwa penundaan pesta olahraga akbar empat tahunan sekali itu menciptakan beban baru pada generasi bulutangkis Indonesia yang ada pada saat ini.

Media AS bahkan menyoroti pernyataan Kevin Sanjaya/Marcus Gideon yang menyebut bahwa tuntutan mereka adalah meraih kemenangan, jika mereka kalah, maka mereka dianggap gagal. Bahkan jika hanya mencapai final, pasangan berjuluk The Minions itu juga dianggap gagal.

Apalagi media AS meyakini bahwa pasangan Kevin/Marcus memang menjadi kandidat terkuat untuk mewakili Indonesia meraih medali emas di Olimpiade Tokyo yang akan digelar pada pertengahan tahun 2021 mendatang.

“Ya pasti tekanan banyak dari mana-mana. Kalo dulu sebelum ranking satu kita main tanpa tekanan. Kalau menang kayak surprise, kejutan, sesuatu yang nggak biasa,” kata Marcus Gideon kepada situs resmi Olimpiade.

“Giliran sekarang kita main pun, semua berharap kita juara. Bahkan, jika kita kalah di final saja, mereka bilang kita gagal, tapi pastinya tekanan itu ada,” lanjutnya.

Kevin Sanjaya pun menambahkan bahwa mereka tetap akan menikmati setiap proses pertandingan. Mereka tidak mau memusingkan hasil menang atau kalah, karena yang terpenting mereka sudah berusaha maksimal.

“Ya kita nikmati ajalah nikmati proses pertandingan, nikmatin kita menang, nikmatin kita kalah,” ujar Kevin.

“Memang ekspektasi mereka sangat tinggi, tapi menang atau kalah kami adalah orang yang paling merasakannya. Kita sudah berusaha maksimal, yang penting kita usaha saja,” tandasnya.

Meski banyak beban yang mereka pikul, status sebagai peringkat nomor 1 membawa keuntungan tersendiri bagi Kevin/Marcus. Mereka dipastikan otomatis lolos ke ajang Olimpiade Tokyo yang digelar tahun depan.

IDS Emoticon Suka
Suka
0%
IDS Emoticon Takjub
Takjub
0%
IDS Emoticon Lucu
Lucu
0%
IDS Emoticon Kaget
Kaget
50%
IDS Emoticon Aneh
Aneh
0%
IDS Emoticon Takut
Takut
0%
IDS Emoticon Sedih
Sedih
0%
IDS Emoticon Marah
Marah
50%