10 Momen Terbaik Taufik Hidayat di Olimpiade Jadi Sorotan Media Asing

Minggu, 4 Oktober 2020 19:13 WIB
Penulis: Shella Aisiyah Diva | Editor: Theresia Ruth Simanjuntak
© Ian Kington/AFP via Getty Images
10 momen terbaik dari legenda tunggal putra Indonesia, Taufik Hidayat di Olimpiade menjadi sorotan dari media asing asal China, Sports Sina. Copyright: © Ian Kington/AFP via Getty Images
10 momen terbaik dari legenda tunggal putra Indonesia, Taufik Hidayat di Olimpiade menjadi sorotan dari media asing asal China, Sports Sina.

INDOSPORT.COM - 10 momen terbaik dari legenda tunggal putra Indonesia, Taufik Hidayat di Olimpiade menjadi sorotan dari media asing asal China, Sports Sina.

Akun resmi Olimpiade secara resmi meliris video berdurasi 8 menit untukmengenang 10 momen terbaik dari legenda bulutangkis Indonesia, Taufik Hidayat, di kompetisi bulutangkis paling bergengsi sedunia, dan mendapat sorotan dari media China.

Taufik Hidayat merupakan legenda bulutangkis Indonesia di sektor tunggal putra yang berhasil meraih medali emas di Olimpiade Athena 2004, dimana ia tercatat empat kali bermain di pesta olahraga akbar bulutangkis sedunia empat tahun sekali.

Dalam perjalanannya mengarungi empat edisi Olimpiade, dimulai dari Olimpiade Sydney 2000, Olimpiade Athena 2004, Olimpiade Beijing 2008 dan Olimpiade London 2012, akun resmi Olimpiade mengenang 10 momen terbaik dari Taufik Hidayat yang disoroti media China.

© Sina Sports
Taufik Hidayat disorot media China. Copyright: Sina SportsTaufik Hidayat disorot media China.

Momen pertama yang dikenang oleh akun Olimpiade dan dapat sorotan media China, terjadi ketika Taufik Hidayat berhadapan dengan wakil Thailand, Boonsak Ponsana, dimana pukulan lobnya ke area belakang sukses menyudahi perlawanan lawannya.

Momen selanjutnya pada saat berhadapan dengan wakil Spanyol, Pablo Abian, dimana jumping smash keras dari Taufik Hidayat sukses menghujam pertahan lawannya dan membuahkan poin tambahan.

Kemudian, ada juga di momen Olimpiade Beijing 2008 ketika berhadapan dengan wakil Malaysia, Wong Choong Hann, di mana lagi-lagi jumping smash dari Taufik Hidayat tak kuasa ditahan oleh wakil Negeri Jiran.

Dan momen terbaik paling akhir yang ditampilkan oleh akun Olimpiade terjadi di final Olimpiade Athena 2004, saat jumping smash dari legenda Indonesia, Taufik Hidayat berhasil memberikan poin kemenangan untuknya atas Shon Seung-mo untuk meraih medali emas.

Semenjak kemenangan terakhir Taufik Hidayat di Olimpiade Athena 2004, belum ada lagi tunggal putra Indonesia yang mampu mengulang prestasinya di kompetisi bulutangkis paling bergengsi di dunia.