Rekap Korea Masters 2022: Nasib Tragis 2 Ganda Putra, Nyaris Menang dan Gagal Patahkan Kutukan

Rabu, 13 April 2022 16:31 WIB
Penulis: Miranti | Editor: Zulfikar Pamungkas Indrawijaya
© Humas PP PBSI
Ganda putra Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin gagal melangkah ke 16 besar Korea Masters 2022. Copyright: © Humas PP PBSI
Ganda putra Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin gagal melangkah ke 16 besar Korea Masters 2022.
Rekap Korea Masters 2022 Selengkapnya

Hasil merana yang diraih Pramudya/Yeremia, rupanya diiikuti oleh ganda putra Indonesia lainnya, Leo/Daniel di babak 32 besar Korea Masters 2022.

Unggulan kelima tersebut, secara mengejutkan dikandaskan oleh pebulutangkis ranking 267 asal China, Ou Xuan Yi/Liu Yu Chen dengan skor 21-13, 19-21, 20-22.

Sepanjang pertandingan di set pertama, Leo/Daniel mendominasi permainan saat menghadapi ganda racikan baru China, Ou Xuan Yi/Liu Yu Chen.

Sayangnya, pada set kedua, Ou Xuan Yi/Liu Yu Chen selalu memimpin skor. Leo/Daniel hampir menikung, namun tak beruntung di poin kritis.

Skenario yang sama terjadi di set ketiga. Leo/Daniel selalu tertinggal sejak awal set ketiga. Susah payah mengejar, hingga memaksakan deuce. Sayangnya, ganda muda Indonesia itu panen eror di poin kritis.

Dengan kekalahan Leo/Daniel dan Pramudya/Yeremia di hari kedua babak 32 besar Korea Masters 2022. Sebelumnya ganda campuran, Adnan Maulana/Mychelle Crhystine Bandso juga gugur di hari pertama.

Unggulan ketujuh itu sama-sama harus kandas dari pebulutangkis ganda racikan baru, Tae Yang Shin/Chang Ye Na, dengan skor 19-21 dan 18-21.

Namun, Indonesia masih memiliki asa dengan dua wakil tersisa yang sudah dipastikan melangkah ke babak 16 besar Korea Masters 2022, pada Kamis (14/04/22).

Mereka adalah Bagas Maulana/Muhammad Shohibul Fikri dan Rinov Rivaldy/Phita Haningtyas Mentari. Bisakah kedua pebulutangkis Indonesia itu bisa mematahkan ‘Kutukan ‘ di Korea Masters 2022?

Perlu diketahui, sejak pertama kali digelar pada 2007, belum ada satupun pebulutangkis Indonesia yang menjadi juara hingga melangkahkan kakinya ke final.