x

Dampak Virus Corona, PBSI-nya Inggris Bakal Kurangi Jumlah Karyawan

Kamis, 5 November 2020 14:03 WIB
Penulis: Katarina Erlita Cadrasari | Editor:
Ilustrasi Bulutangkis

INDOSPORT.COM- Federasi Bulutangkis Inggris (Badminton England) memutuskan untuk mengurangi jumlah karyawan setelah kondisi keuangan dari organisasi tersebut ikut terdampak wabah virus corona.

Dilansir dari Inside The Games, Badminton England akan melakukan restrukturisasi. Dengan demikian, akan ada 25 karyawan yang terpaksa harus diberhentikan.

Restrukturisasi perlu untuk dilakukan agar segala elemen di dunia bulutangkis Inggris bisa tetap berjalan di tengah pandemi virus corona. Kini para atlet bulutangkis Inggris tengah mempersiapkan ajang bergengsi Olimpiade dan Paralimpiade Tokyo 2020.

Baca Juga
Baca Juga

"Ini menjadi hari yang meyedihkan bagi kami. Saya mendapat kehormatan untuk bekerja bersama tim yang sangat berbakat selama periode ini. Mereka telah menunjukkan komitmen paling luar biasa untuk berprestasi di dunia bulutangkis," ujar Adrian Christy selaku kepala eksekutif Badminton Inggris.

"Banyak rintangan yang harus kami hadapi. Badminton Inggris telah terpukul sangat keras secara finansial oleh pandemi virus corona global. Belum lagi ditambah dampak lockdown yang kembali diterapkan," sambungnya lagi.

Baca Juga
Baca Juga

Adrian Christy memprediksi kondisi keuangan di organisasi bulutangkis Inggris masih akan mengalami carut-marut hingga beberapa bulan mendatang.

Pemerintah Inggris pun terpaksa kembali menerapkan karantina wilayah alias lockdown hingga 2 Desember mendatang untuk menekan penyebaran virus corona.

InggrisBulutangkisVirus Corona

Berita Terkini