Sembuh dari Covid-19, Viktor Axelsen Langsung Dapat Kado Indah
INDOSPORT.COM - Pebulutangkis tunggal putra Denmark, Viktor Axelsen mendapatkan kado indah begitu sembuh dari infeksi Covid-19.
Seperti yang telah diketahui, Viktor Axelsen sempat terpapar virus corona saat bertanding di Kejuaraan Bulutangkis Eropa di Ukraina.
Mirisnya langkah Axelsen harus terhenti saat dirinya sudah hampir mencapai babak final. Gelar juara pun akhirnya didapatkan oleh rekan sekompatriotnya, Anders Antonsen.
Setelah itu Viktor Axelesen harus melakukan isolasi mandiri. Ia bahkan sampai menyewa jet ambulans untuk bisa pulang ke Denmark.
Sesampainya di kampung halaman, Axelsen langsung kembali melakukan isolasi mandiri hingga dinyatakan negatif dari virus corona.
Belakangan, pebulutangkis tunggal putra Denmark itu mengabarkan bahwa dirinya sudah bisa kembali ke rumah. Kebahagiaan Viktor Axelsen membuncah ketika melihat sang putri tercinta yang bernama Vega datang menyambutnya.
Senyuman manis Vega adalah kado terindah yang diterima oleh Axelsen. Sorotan mata putrinya yang berbinar mengobati semua rasa lelah, sedih, dan kecewa usai gagal di Kejuaraan Bulutangkis Eropa.
Tak banyak berkata-kata, Viktor Axelsen hanya menuliskan caption "Daddy is back" dengan membubuhkan emoji love.
1. Harapan Viktor Axelsen
Selanjutnya Viktor Axelsen mendesak pemerintah agar para atlet Denmark bisa mendapatkan vaksinasi sebelum tampil di Olimpiade Tokyo 2020. Dengan demikian, tidak akan terulang kejadian atlet yang harus mundur dari kompetisi karena terpapar virus corona.
"Saya tidak perlu terbang pulang dari final Kejuaraan Eropa jika mendapatkan vaksin. Apa yang harus dipahami adalah kami para atlet memiliki waktu yang terbatas, tahun aktif kami terbatas untuk bisa tampil di performa terbaik," ujar Axelsen kepada dr.dk dilansir dari 360badminton.com.
"Saya akan sangat jengkel jika ada atlet Denmark yang melewatkan Olimpiade karena mereka terinfeksi Covid-19. Itulah mengapa saya pikir akan cukup adil jika kami juga mendapatkan vaksin sekarang," sambungnya lagi.
Meski demikian, Viktor Axelsen mengatakan bahwa dirinya tidak bermaksud untuk melanggar prioritas vaksinasi yang ditetapkan oleh pemerintah Denmark.
"Saya mungkin sudah memiliki antibodi (setelah terinfeksi). Pada dasarnya, saya tidak peduli apakah saya akan mendapatkan vaksin atau tidak sebelum Olimpiade," pungkasnya.