x

Raih Emas Olimpiade, Axelsen Langsung Ditelepon Putra Mahkota Denmark

Selasa, 3 Agustus 2021 09:37 WIB
Penulis: Ade Gusti | Editor:
Pebulutangkis Denmark, Viktor Axlesen, merayakan kemenangan atas Anders Antonsen (Denmark) pada laga semifinal All England 2021 di Utilita Arena Birmingham, Sabtu (20/3/2021).

INDOSPORT.COM –  Kebahagiaan Viktor Axelsen setelah meraih emas Olimpiade Tokyo semakin bertambah usai mendapatkan telepon langsung dari Putra Mahkota Denmark.

Viktor Axelsen memastikan medaih medali emas Olimpiade Tokyo setelah berhasil menumbangkan pemain China, Chen Long, lewat permainan straight game dengan skor 21-15, 21-12.

Baca Juga
Baca Juga

Begitu memastikan satu poin terakhir untuk kemenangannya, Axelsen menangis bak seorang bayi dan berlari ke pelukan pelatihnya.

Dia pun menerima banyak ucapan selamat dari berbagai pihak, termasuk Putra Mahkota Frederik yang menelepon langsung ke ponsel pribadinya.

Akun Badminton Denmark mengabadikan momen saat Axelsen dan Pangeran Frederik bertukar kata melalui telepon,  dengan wajah Axelsen tampak begitu bangga dan bahagia.

““Hai Viktor, ini H.K.H. Putra Mahkota Frederik di sini”. Putra Mahkota mengucapkan selamat kepada ‘Raja Bulu Tangkis’ atas medali emas Olimpiade,” demikian tulis Badminton Denmark.

Saat ditanya bagaimana perasaan Axelsen mendapatkan telepon langsung dari sang Putra Mahkota, dirinya mengaku terkejut dan tidak percaya dengan hal itu.

Baca Juga
Baca Juga

(Yang menelepon saya) Putra Mahkota Denmark. Apakah Anda akan percaya?” kata Axelsen, dilansir dari laman remis Badminton Europe.

“Dia hanya mengatakan kepada saya bahwa itu menakjubkan untuk dilihat. Itu adalah ucapan selamat yang besar dan sangat berarti bagi saya,” lanjutnya.


1. Axelsen Masih Tak Percaya Dapat Emas

Pebulutangkis Denmark, Viktor Axlesen, merayakan kemenangan atas Anders Antonsen (Denmark) pada laga semifinal All England 2021 di Utilita Arena Birmingham, Sabtu (20/3/2021).

Axelsen juga mengatakan bahwa medali emas Olimpiade merupakan pencapaian terbesar seorang pemain bulutangkis, termasuk dirinya.

“Saya tidak tahu. Saya masih harus berusaha menerima semua ini. Ini adalah pencapaian terbesar seorang pemain bulu tangkis. Ini berarti dunia bagiku. Saya merasa tidak lengkap tetapi benar-benar tenang dan bahagia,” sambung Axelsen.

Axelsen yang menjadi unggulan teratas, setelah Kento Momota tersingkir di awal, memang harus melewati pertarungan yang sangat sengit melawan Chen Long yang unggulan keenam.

Selain membawa pulang medali emas, pebulutangkis berusia 27 tahun itu juga berhasil memangkas rekor buruk ketika bersua Chen Long.

Sebelum meraih kemenangan di pertandingan final Olimpiade Tokyo 2020, mereka sudah bertemu sebanyak 19 kali. Namun pebulutangkis asal China lebih unggul karena mengoleksi 14 kali kemenangan dan sisanya milik Axelsen.

Di Olimpiade Rio 2016 lalu, kedua pebulutangkis tersebut juga bersua di semifinal. Saat itu Chen Long yang masih berusia 27 tahun sukses mendulang kemenangan dengan skor 21-14 dan 21-15.

DenmarkChen LongOlimpiade 2020Viktor AxelsenOlimpiade Tokyo 2020Olimpiade 2020 JepangBulutangkisBerita BulutangkisBadminton Denmark

Berita Terkini