x

Tai Tzu-ying Tetap Ngotot Ingin Pensiun Meski Masih Bisa Bersaing di Olimpiade

Selasa, 11 April 2023 18:38 WIB
Penulis: Martini | Editor: Juni Adi
Tai Tzu-ying, pebulutangkis Chinese Taipei meraih medali emas di Olimpiade Tokyo 2020. Ia akan segera pensiun setelah Olimpiade Paris 2024.

INDOSPORT.COM - Pebulutangkis tunggal putri andalan Chinese Taipei, Tai Tzu-ying ngotot ingin pensiun tahun depan, meski masih bisa bersaing di level top dunia.

Taiwan News merilis jika Tai Tzu-ying akan segera pensiun. Atlet tunggal putri itu akan bermain di Olimpiade Paris tahun depan.

Baru setelahnya, Tai Tzu-ying akan gantung raket pada akhir tahun 2024, ketika ajang Super Series dan turnamen BWF sudah selesai dilangsungkan.

Tai Tzu-ying pernah menjadi pebulutangkis tunggal putri dunia. Namun seiring waktu, ia disisihkan oleh pebulutangkis muda seperti Akane Yamaguchi, An Se-young, dan Chen Yu Fei.

Kini, Tai Tzu-ying yang telah berusia 28 tahun, harus puas melorot ke ranking 4 tunggal putri dunia.

Baca Juga

Faktanya, Tai Tzu-ying memang beberapa tahun terakhir sudah mengatakan ingin pensiun, tetapi ia masih menahan diri dan ingin memberikan yang terbaik untuk fans.

"Saya bermain sekarang untuk menghargai saat ini, dan menghargai waktu ketika saya masih di lapangan," ungkap Tai Tzu-ying, seperti dilansir dari laman Taiwan News.

Baca Juga

"Tetapi saya pikir pada akhir tahun depan, ketika musim bermain berakhir, bahkan jika kondisi saya masih bagus untuk bermain, saya tetap ingin beristirahat," imbuhnya.

Dengan posisi top 5 dunia, Tai Tzu-ying masih memiliki kans besar untuk bermain di Olimpiade 2024 Paris. Pengalaman ini akan jadi yang keempat kali ia main di olimpiade. 

Hampir dipastikan jika ini akan menjadi olimpiade tekakhir bagi Tai Tzu-ying. Ia tentu ingin memberikan hasil yang terbaik, lebih baik dari Olimpiade 2020 lalu di Tokyo.

Baca Juga

1. Kiprah Tai Tzu-ying di Level Elit Dunia

Tunggal putri andalan Chinese Taipei, Tai Tzu-ying saat naik podium Indonesia Open 2022.

Sekadar informasi, Tai Tzu-ying sudah tiga kali mencicipi pesta olahraga terbesar di dunia, alias olimpiade. Hasilnya, atlet Chinese Taipei itu sangat ditakuti setiap lawannya.

Pada pengalaman pertamanya di Olimpiade London 2012, Tai Tzu-ying memang mentok di babak 16 besar. Demikian pula dengan Olimpiade Rio 2016, ia gugur di 16 besar.

Namun memasuki Olimpiade Tokyo 2020, Tai Tzu-ying yang sudah menjadi unggulan dunia, melesat ke babak final dan berjumpa lawan tangguh asal China, Chen Yu Fei.

Pertandingan berlangsung sama kuat, bahkan berlanjut ke babak rubber. Namun pada akhirnya, Tai Tzu-ying kalah tipis dari Chen Yu Fei, dengan skor 18-21, 21-19, 18-21.

Tai Tzu Ying asal Chinese Taipei harus puas meraih medali perak di Olimpiade Tokyo.

Baca Juga

Taiwan News menuliskan sekilas prestasi Tai Tzu-ying, termasuk pengalamannya beraksi di Asian Games 2018 di Indonesia. Kala itu, Tai Tzu-ying sukses keluar sebagai juara.

"Tai, pebulutangkis tunggal putri nomor 4 dunia, mulai bermain bulu tangkis pada usia lima tahun, dan mulai berkompetisi secara internasional pada usia 15 tahun," tulisnya.

Baca Juga

"Dia memenangkan banyak kompetisi, dan pada tahun 2018 Tai menjadi atlet pertama dari Taiwan yang memenangkan turnamen tunggal putri bulutangkis di Asian Games."

"Tai, yang telah bermain secara profesional selama hampir 20 tahun, telah menyatakan keinginannya untuk beristirahat berkali-kali dalam dua tahun terakhir ini," imbuhnya.

"Tetapi kali ini dia dengan jelas menetapkan tanggal berakhirnya. Namun, Tai Tzu-ying masih akan bermain di Olimpiade 2024."

Baca Juga
OlimpiadeOlimpiade 2024Olimpiade 2020Chinese TaipeiTai Tzu YingOlimpiade 2020 JepangBulutangkisBerita BulutangkisOlimpiade Paris 2024

Berita Terkini