x

Perubahan Strategi Dadakan Buat Pramudya/Yeremia Epic Comeback di Singapore Open 2023

Rabu, 7 Juni 2023 20:27 WIB
Penulis: Stefan Ariel Kristanto | Editor: Isman Fadil
Pramudya Kusumawardana/Yeremia Rambitan di Singapore Open 2023.

INDOSPORT.COM – Perubahan strategi dadakan buat wakil Indonesia, Pramudya Kusumawardana/Yeremia Rambitan, sukses epic comeback di Singapore Open 2023.

Pramudya Kusumawardana/Yeremia Rambitan melakukan comeback dramatis setelah menang atas wakil Denmark, Kim Astrup/Anders Skaarup Rasmussen, dengan skor 12-21, 21-18, 21-19.

Pasangan berjuluk PraYer ini awalnya dibuat tak berdaya di set pertama di mana mereka kalah 12-21 dengan sangat mudah.

Bahkan, ia sempat ketinggalan 2-11 sebelum akhirnya bisa menang 21-18 di set kedua. Namun, di set ketiga berlajan lebih sengit dan yang mana Pramudya/Yeremia menang 21-19.

Yeremia Erich Yoche Yacob Rambitan sendiri juga mengakui di gim pertama mereka terlalu terburu-buru dan banyak mengangkat.

Baca Juga

“Di gim pertama kami terlalu terburu-buru. Terus banyak mengangkat juga. Kami juga banyak mati sendiri. Kami tidak bisa keluar dari tekanan,” kata Yeremia.

“Di gim kedua saat masih di awal-awal gim, kami masih banyak mati sendiri. Belum bisa keluar dari tekanan. Pas di interval kedua, pelatih bilang, kami diminta bermain seenak mungkin saja.”

Baca Juga

“Lebih banyak permainan net. Juga jangan terlalu main panjang-panjang dan kencang-kencang,” tandas Yeremia.

Yeremia mengakui strategi tersebut membuat perubahan signifikan yang membuatnya bersama Pramudya Kusumawardana menang di set kedua di Singapore Open 2023 kontra Kim Astrup/Anders Skaarup Rasmussen.

“Terus kita coba main dan akhirnya di gim kedua setelah interval, malah mulai enak main dan bisa mengejar. Bahkan kami bisa mengambil gim kedua.”

Baca Juga

1. Perubahan Strategi Pramudya/Yeremia Sukses

Pramudya Kusumawardana/Yeremia Rambitan di Singapore Open 2023.

Selain itu, Yeremia Rambitan mengakui bahwa ia dan Pramudya Kusumawardana tetap menggunakan strategi yang sama dan berbuah hasil hingga comeback di set ketiga.

“Gim ketiga, polanya sama seperti gim kedua akhir. Kami main dengan bola pendek dan jangan banyak mengangkat. Selain itu, juga lebih inisiatif menyerang duluan,” kata Yeremia Rambitan.

Maka dari itu, tak heran apabila Pramudya Kusumawardana/Yeremia Rambitan bisa menang di set ketiga walaupun melalui perlawanan sengit.

Pramudya Kusumawardana pun juga mengakui bahwa ia dan Yeremia tertekan di awal gim, tetapi ia bersyukur bisa membalikkan keadaan dan menang.

“Mungkin tadi di awal-awal kami agak mendapat pressure. Ini karena kami juga begitu banyak melakukan unforced error terus. Tetapi beruntung kami bisa membalikkan keadaan dan menang,” tandas Pramudya.

Baca Juga

Setelahnya, Pramudya membeberkan evaluasi mereka yang mana sang peringkat 26 ranking BWF itu ingin menaikkan konsistensi.

“Sebagai bagian evaluasi, mungkin kalau dari segi permainan konsistensi kami  di dua pertandingan yang lalu, kalahnya di poin-poin kritis.”

Baca Juga

“Begitu pun tadi sebenarnya kami sudah unggul terus, lalu terkejar lagi. Setelah itu, kami mengejar lagi. Harusnya kami bisa lebih konsisten lagi.”

Baca Juga

Sumber: Rilis PBSI

BulutangkisSingapore OpenPramudya KusumawardanaYeremia Erich Yoche Yacob RambitanPramudya Kusumawardana/Yeremia Erich Yoche Rambitan

Berita Terkini