Wawancara Khusus

Dimas Drajad, Penggemar Benzema yang Ingin Berprestasi Lagi

Kamis, 28 Mei 2015 06:03 WIB
Kontributor: Devi Novitasari | Editor: Anton Wishnu Wijiantoro
© Ratno Prasetyo/INDOSPORT
Dimas Drajat mengeksekusi penalti saat uji coba melawan Kabomania di lapangan Sawangan, Depok. Rabu (27/05/2015) Copyright: © Ratno Prasetyo/INDOSPORT
Dimas Drajat mengeksekusi penalti saat uji coba melawan Kabomania di lapangan Sawangan, Depok. Rabu (27/05/2015)
Suka Sepakbola Sejak Kecil

INDOSPORT: Bagaimana perjalanan awal terjun ke dunia sepakbola?
Dimas: Alm. Ayah dulu pemain bola, mungkin minat dan bakat saya karena beliau. Saya skeluarga suka bola. Saya anak pertama dari tiga bersaudara dan semuanya suka bola, bahkan adik saya yang paling kecil umurnya 2 tahun juga sudah main bola.

INDOSPORT: Kapan mulai bergabung dengan klub bola?
Dimas: Saya pertama kali ikut tim sepak bola kelas 1 SD, di Sukomulyo, Gresik. Saya dulu ikut SBB Petro, lalu pindah ke Widodo C. Putro.

INDOSPORT: Bagaimana bisa bergabung dengan timnas?
Dimas: Dulu saya dapat beasiswa ke Spanyol, waktu itu sudah sama pelatih Fachry. Kemudian saya disuruh ikut seleksi timnas U-19 sama pelatih, waktu itu di Jogja.

INDOSPORT: Siapa pemain luar negeri idola?
Dimas: Karim Benzema.

INDOSPROT: Klub favorit?
Dimas: Saya sangat suka Real Madrid.

INDOSPORT: Pemain idola dari Indonesia?
Dimas: Saya mengidolakan Andik Vermasnyah.

INDOSPORT: Sekarang Andik bermain untuk Malaysia. Apakah Dimas punya harapan untuk bermain di luar negeri juga?
Dimas: Ya, tentu saja, kalau saya diberikan kepercayaan untuk main.

6