3 Pelatih Tersukses Persija Jakarta
Pelatih yang akrab disapa Dokter itu pernah membawa Persija juara tanpa terkalahkan pada tahun 1964. Yang menarik, pemain pilihan Dokter merupakan pemain yang berusia muda yang diambil dari kompetisi internal Persija.
Menggantikan posisi Wuwungan di Persija pada tahun 1962, Dokter langsung melakukan revolusi. Filosofi permainan menyerang yang diterapkan Dokter membutuhkan tenaga-tenaga muda. Pemain veteran seperti Tan Liong Houw, Bob Hippy hingga Dirhamsjah sudah tidak masuk dalam skema baru Persija.
Dokter yang merupakan pelatih UMS, melihat semua bakat pemain dari kompetisi Internal Persija. UMS yang di tangan Dokter selalu juara tanpa terkalahkan menjadi role model bagi taktik Persija. Dokter lebih memilih Soetjipto Soentoro, Fam Tek Fong, Sinyo Aliandoe, Reny Salaki, Tahir Yusuf, Supardi, Didik Kasmara, ataupun Yudo Hadiyanto sebagai andalan baru Macan Kemayoran. Laju Persija pun tak tertahan.
Dengan materi pemain muda, dokter membuktikan tangan dinginnya mampu mengangkat prestasi Persija. Si Merah Putih dibawanya juara tanpa terkalahkan dengan rekor gol fantastis 34-3. Selain juara, gelar Persija terasa lengkap setelah Soetjipto Soentoro meraih gelar top skor dengan 16 gol. Musim yang lengkap bagi Persija dan Dokter.