(FOTO) Monumen PSSI: Saksi Bisu Berdirinya Sepakbola Indonesia yang Terbengkalai

Kamis, 6 Oktober 2016 15:53 WIB
Kontributor: Prima | Editor: Tengku Sufiyanto
© Prima Pribadi/INDOSPORT
Sebagian kaca luar Monumen PSSI sudah pecah. Copyright: © Prima Pribadi/INDOSPORT
Sebagian kaca luar Monumen PSSI sudah pecah.
Kondisi Bangunan Monumen PSSI yang Sudah Tak Terurus

Monumen PSSI didirikan pada tahun 1955. Bangunan itu berdiri di atas tanah hasil hibah dari Sultan Hamengkubuwono IX.

Namun, monumen tersebut hanya baru satu kali mengalami renovasi pada tahun 2009. Renovasi tersebut dilakukan oleh PSSI dengan dana sebesar Rp100 juta. 


Peresmian renovasi Monumen PSSI oleh Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) ketika itu, GBPH Prabukusumo.

Selepas renovasi tujuh tahun lalu, Monumen PSSI seperti bangunan tua yang sangat kusam.

Kolam air mancur yang berada di halaman Monumen PSSI tidak berfungsi. Air yang menggenangi kolam berwarna hijau, karena dipenuhi lumut. 


Kondisi atap Monumen PSSI.

Rerumputan di sekitar kolam sudah panjang . Sampah-sampah bergeletakkan di halaman Monumen PSSI.

Masuk ke bagian dalam monumen, banyak platform atap bangunan yang sudah hancur. Begitupun kaca bangunan banyak yang pecah.

Mirisnya lagi, beberapa pencahayaan padam di sudut-sudut bangunan Monumen PSSI. Lalu tembok dan pondasi yang sudah kusam, serta tidak tangguh lagi menahan berdirinya bangunan.

191