On This Day

On This Day: Lahirnya Gerard Pique, 'Si Bodyguard' Lionel Messi

Kamis, 2 Februari 2017 14:36 WIB
Editor: Gregah Nurikhsani Estuning
© JOSE JORDAN/AFP/Getty Images
Lionel Messi tertunduk lesu setelah gawangnya kebobolan. Copyright: © JOSE JORDAN/AFP/Getty Images
Lionel Messi tertunduk lesu setelah gawangnya kebobolan.
Menjadi Bodyguard Messi di La Masia

Pique tumbuh di akademi sepakbola yang sudah sangat terkenal di Barcelona, La Masia. Di sana, ia berteman dekat dengan sejumlah pemain hebat macam Cesc Fabregas dan Lionel Messi.

Sebagai teman dekat, banyak kejadian unik yang mengiringi perjalanan mereka di akademi. Salah satunya adalah harus menjadi pengawal bagi Messi yang kerap menjadi incaran 'preman' karena berbadan mungil.

Pique sampai harus rela mendapatkan kartu merah saat berhadapan dengan CF Damm, sebuah klub kecil asal Spanyol. Hal itu ia lakukan untuk balas dendam karena Messi sering dilanggar akibat lawan tak kuasa menahan emosi.

"Sekarang mungkin Lionel Messi sudah bisa menjaga dirinya sendiri!" sambung Pique sembari diiringi gelak tawa.


Suarez, Pique, dan Messi di sesi latihan.

"Tidakkah kalian melihat seberapa banyak tekel yang harus ia hindari setiap pertandingan? Tapi dia tidak pernah komplain, selalu bangun untuk menjadi pemain terbaik dunia. Saya sudah tahu bahwa ia memang berasal dari planet lain. Satu hal yang saya suka, dia tidak berubah, tetap percaya diri, sopan, dan rendah hati seperti dulu ketika masih belia. Saya bangga menjadi pengawalnya," sambung Pique.

940