Jurgen Klopp dikenal secara luas sebagai sosok pelatih yang perfeksionis dengan filosofi gegenpressing di tim yang ia latih. Gaya bermain tim yang dilatih Klopp memang sangat menguras fisik, karena pemain dituntut untuk bergerak cepat dan fleksibel.
Sayangnya, untuk membentuk tim kuat ala Klopp, ternyata juga membutuhkan latihan keras dan ketahanan fisik di atas rata-rata. Dan hal itulah yang kini dikeluhkan sebagian besar pemain Liverpool.
Dilansir Daily Record, para pemain Liverpool kabarnya depresi karena terus-terusan mendapatkan metode latihan yang keras. Hal itu menyusul jadwal latihan malam hari yang diterapkan oleh Klopp.
Pola latihan keras dan digelar malam hari oleh Klopp tersebut, justru berimbas pada rentannya para pemain The Reds terkena badai cedera. Dan jadwal latihan malam hari tersebutlah yang menjadi sumber depresi paling besar para pemain Liverpool.
Jurgen Klopp memimpin sesi latihan para pemain Liverpool.“Para pemain Liverpool depresi dengan hal itu,” demikian pernyataan yang mengutip sumber dari laporan tersebut.
“Para pemain yang memiliki anak harus bangun terlalu pagi bersama buah hatinya, berkegiatan sepanjang hari, kemudian pulang ke rumah tanpa melihat anaknya lagi.”
“Sementara pemain yang belum memiliki anak, tetap tidur sampai waktu makan siang, berlatih, kemudian terjaga sampai larut.”
Depresinya para pemain Liverpool tentu sangat beralasan. Jika dilihat, sumber kegelisahan para pemain The Reds memang berasal dari metode pelatihan yang diterapkan Klopp.
Para pemain Liverpool saat menjalani sesi latihan.Seperti catatan yang dirilis Opta, 3 bulan setelah menggantikan Brendan Rodgers, Liverpool tampil sebagai tim yang berlari lebih banyak dengan tambahn jarak 5,6 km dan mencatatkan 15 persen sprint lebih tinggi per laga.
Akhirnya pada Januari 2016, 6 dari anak asuh Klopp harus mengalami cedera hamstring. Sayangnya, saat ditanya soal pola latihan yang diterapkan di skuat Liverpool, Klopp justru menjawab dengan diplomatis.
“Kami tidak berlatih, kami hanya memulihkan kondisi pemain, jadi itulah kondisi tim sekarang,” tegas Klopp.
“Saya bertanggung jawab untuk situasi ini, dan jika Anda ingin saya bertanggung jawab dengan cedera hamstring pemain, saya tahu soal itu,” tandasnya.
Liverpool sendiri baru saja menelan kekalahan dari sang juara bertahan Leicester City dengan skor cukup telak 3-1 pada laga pekan ke-26 Liga Primer Inggris di King Power Stadium. Padahal, The Foxes dalam kondisi tertekan karena baru saja memecat Claudio Ranieri.