Road to Cardiff 2017: Hasrat Terpendam Atletico Madrid
Rival sekota Atletico, Real Madrid terbilang masih lebih dominan, baik dari jumlah trofi maupun rekor pertemuan kedua tim di musim ini. Berdasarkan trofi, El Real telah memiliki 11 gelar juara Liga Champions, di mana 2 trofi terbaru mereka didapatkan setelah mengalahkan Los Colchoneros di musim 2013/14 dan 2015/16.
Selain itu, di musim 2016/17 ini, skuat asuhan Diego Simeone juga belum berhasil mengalahkan Gareth Bale dan kawan-kawan. Pada bulan November 2016 lalu, Atletico Madrid harus dipermalukan di hadapan publik sendiri oleh El Real dengan skor 0-3. Ketiga gol tersebut berhasil dicetak oleh megabintang Los Blancos, Cristiano Ronaldo.
Sedangkan pada pertemuan kedua yang berlangsung di awal April lalu, kedua tim harus puas bermain imbang setelah dengan skor 1-1. Sempat tertinggal dari gol Pepe di menit ke-52, Atletico Madrid berhasil membalasnya melalui gol Antoine Griezmann menjelang akhir-akhir laga.
Real Madrid vs Atletico Madrid pada pekan ke-31 La Liga Spanyol.Pertemuan di semifinal nanti tentu akan dimaksimalkan oleh Diego Simeone untuk menumbangkan rival sekotanya dan melangkah ke Millennium Stadium, Cardiff, tempat di mana final Liga Champions diselenggarakan.
Dengan berhasil menumbangkan salah satu kandidat juara di musim ini, peluang Los Colchoneros untuk mendapatkan gelar Liga Champions untuk pertama kalinya tentu bisa terwujud. Terlebih, mereka sudah gagal 2 kali di babak final dalam rentang waktu 3 tahun terakhir.
Atletico Madrid berhasil melangkah ke babak final Liga Champions sebanyak 3 kali. Yaitu pada tahun 1974 silam, ketika mereka dikalahkan oleh Bayern Munchen melalui laga replay. Lalu selanjutnya di musim 2013/14 ketika mereka dipermalukan Real Madrid.
Sempat unggul hingga akhir-akhir laga, peluang juara mereka kandas setelah Sergio Ramos mencetak gol di babak injury time. Tak hanya itu, Los Colchoneros harus kebobolan sebanyak 3 kali di babak perpanjangan waktu.
Pada pertemuan final kedua melawan Real Madrid di musim 2015/16, kedua tim harus bermain imbang selama 120 menit dan laga harus dilanjutkan melalui penalti. Dalam laga tersebut, Juanfran gagal mencetak gol dan membuat El Real berada di atas angin. Dan benar saja, Real Madrid berhasil menang dan mendapatkan gelar ke-11 mereka di Liga Champions.