Liga 1 Indonesia

Kena Kartu Merah Lagi, Teco Beri Wejangan Kepada Sandi Sute

Selasa, 25 Juli 2017 22:16 WIB
Penulis: Muhammad Adiyaksa | Editor: Rizky Pratama Putra
© Gita Agiet/INDOSPORT
Pelatih Persija Jakarta, Stefano Cugurra Teco, memberikan tanggapan dalam konferensi pers jelang menghadapi Persib Bandung. Copyright: © Gita Agiet/INDOSPORT
Pelatih Persija Jakarta, Stefano Cugurra Teco, memberikan tanggapan dalam konferensi pers jelang menghadapi Persib Bandung.

Gelandang pengangkut air Persija Jakarta, Sandi Darman Sute tidak akan bermain kala timnya berhadapan dengan Bhayangkara FC, Sabtu, 29 Juli mendatang. Hal itu dikarenakan kartu merah yang didapatkannya kala bertanding melawan Persib Bandung pada laga sebelumnya.

Kartu merah itu merupakan yang kedua kalinya diterima Sandi di musim ini. Sebelumnya, pemain berusia 24 tahun tersebut juga menerima kartu merah kala Persija melawan PSM Makassar pada pekan ketiga Gojek Traveloka Liga 1.

© Herry Ibrahim/Indosport
Gelandang Persija, Sandi Darma Sute terkapar Copyright: Herry Ibrahim/IndosportGelandang Persija, Sandi Darma Sute terkapar.

Pelatih Macan Kemayoran, Stefano Cugurra Teco kemudian memberikan wejangan kepada Sandi agar lebih hati-hati dalam bermain. Menurut arsitek berusia 42 tahun itu, pemain kelahiran Palu, Sulawesi Tengah itu harus lebih fokus kala menjaga lini tengah.

Baca Juga:

“Saya sudah bicara dengan Sandi. Dia harus lebih konsentrasi. Saya tahu dia sering marking pemain bagus di tim lawan. Seperti lawan PSM, dia matikan Wiljan Pluim. Lawan Persib dia marking Michael Essien,” ucap Teco kepada wartawan.

© Twitter/@Persija_jkt
Gol semata wayang Sandi Sute antar Persija Jakarta menang atas Cilegon United. Copyright: Twitter/@Persija_jktGol semata wayang Sandi Sute antar Persija Jakarta menang atas Cilegon United.

“Tapi dia harus lebih konsentrasi. Dia bantu tim di banyak pertandingan, dia pemain bagus. Harus lebih hati-hati bila sudah terkena kartu kuning,” lanjut mantan asisten pelatih Persebaya Surabaya itu.

Pada pertandingan berikutnya melawan Bhayangkara FC, Sandi otomatis akan absen bertanding. Teco ogah pusing memikirkan hal itu. Dia telah mengantongi pengganti sang pemain. Sandi memang dikenal sebagai pemain keras. Tugasnya sebagai pemutus serangan lawan menjadi penyebabnya.