Banyak yang Cedera, Widodo: Bali United Tak Hanya 5 Orang

Kamis, 24 Agustus 2017 11:28 WIB
Kontributor: Taufik Hidayat | Editor: Cosmas Bayu Agung Sadhewo
© INDOSPORT/Taufik Hidayat
Widodo C Putro (tengah) dalam konferensi pers menjelang laga melawan Semen Padang. Copyright: © INDOSPORT/Taufik Hidayat
Widodo C Putro (tengah) dalam konferensi pers menjelang laga melawan Semen Padang.

Bali United akan melakukan lawatannya ke Stadion GOR Haji Agus Salim, markas Semen Padang, dalam laga lanjutan Gojek Traveloka Liga 1 pekan ke-21. Dalam lawatannya kali ini, Serdadu Tridatu dipastikan tidak akan menurunkan lima pemain terbaiknya.

Walau begitu, pelatih Bali United, Widodo C Putro, mengatakan hal itu tidak akan menggerus kekuatan timnya secara signifikan dan tetap optimistis mampu menjadi tim pertama yang akan membawa pulang 3 poin dari kandang Kabau Sirah.

Sekadar informasi, lima pemain Bali United yang dipastikan absen antara lain tiga pemain bertahan, yakni Ahn Byung-keon dan I Made Andhika yang mengalami cedera saat laga kontra Madura United. Sedangkan Abdul Rahman harus absen karena akumulasi kartu.

© Twitter@BaliUtd
Stefano Lilipaly saat diperkenalkan Bali United. Copyright: Twitter@BaliUtdStefano Lilipaly saat diperkenalkan Bali United.

Begitu pula dengan marquee player Nick van der Velden, yang diharuskan absen lantaran akumulasi kartu. Teruntuk Stefano Lilipaly tidak masuk dalam rombongan karena baru saja kembali dari Belanda usai mengurus administrasinya di sana.

Dengan absennya beberapa pemain pilar tersebut, Widodo mengaku sudah menyiapkan pemain lain untuk menjalankan pemain yang harus absen tersebut.

"Bali United tidak hanya lima orang. Di sini kami ada 30 pemain. Siapapun yang ditampilkan pasti siap. Jadi, tidak terlalu berpengaruh apabila ada yang absen," kata Widodo pada sesi konferensi pers jelang pertandingan.

© Twitter/BaliUtd
Nick van der Velden selebrasi usai bobol gawang Madura United. Copyright: Twitter/BaliUtdNick van der Velden selebrasi usai bobol gawang Madura United.

Widodo mengaku menghadapi Semen Padang di Stadion H Agus Salim bukanlah pekerjaan yang mudah. Apalagi di sepanjang Liga 1 ini, Kabau Sirah tercatat masih belum terkalahkan di markas sendiri.

"Semen Padang sulit dikalahkan ketika bermain di kandang. Jika mau menang kami harus bekerja keras," kata mantan pelatih Sriwijaya FC itu.

Dia juga menilai, di Liga Indonesia tidak ada satupun tim yang superior satu dengan yang lainnya.

"Kami siap untuk mengatasi para pemain Semen Padang. Tidak ada tim super, ada yang dikalahkan dan ada yang mengalahkan," pungkasnya.