Piala AFF U-18

Konsumsi Favorit Timnas U-19 Selama di Myanmar

Senin, 11 September 2017 12:34 WIB
Penulis: Muhammad Adiyaksa | Editor: Ramadhan
 Copyright:

Kecap manis manjadi konsumsi favorit Tim Nasional (Timnas) Indonesia U-19 selama di Myanmar. Tim berjuluk Garuda Asia tersebut tengah mengikuti turnamen Piala AFF U-18 2017.

Dinukil dari laman resmi PSSI, hotel tempat Timnas U-19 menginap wajib menyediakan kecap manis. Itu merupakan permintaan langsung dari pihak Garuda Asia.

Dalam sehari, pihak hotel tiga kali menyediakan kecap manis. Yaitu, saat sarapan, makan siang dan malam.

© Twitter@pssi__fai
Selebrasi pemain Timnas U-19 setelah Egy Maulana Vikri cetak gol. Copyright: Twitter@pssi__faiSelebrasi pemain Timnas U-19 setelah Egy Maulana Vikri cetak gol.

"Saya senang dengan adanya kecap manis selama makan di sini. Kami selama pemusatan latihan memang selalu ada kecap yang terhidang di meja kami. Makan pun jadi enak," kata pemain belakang Timnas U-19, Rifad Marasabessy.

Rifad menjelaskan, adanya kecap manis merupakan penambah cita rasa makanan. Sebab, armada Indra Sjafri tersebut dilarang mengonsumsi makanan pedas, berminyak dan kerupuk.

"Namun tetap selama makan kita tidak boleh makan pedas, kerupuk, dan yang banyak minyak. Dokter tim juga selalu mengawasi makan kita," jelas pemain asal Madura United ini.

Pihak hotel pun maklum dengan permintaan dari Timnas U-19. Apalagi, kecap manis yang disediakan adalah merek Indonesia.

© Ian Setiawan/INDOSPORT
Selebrasi pemain Timnas Indonesia U-19 saat membobol gawang PSS Sleman. Copyright: Ian Setiawan/INDOSPORTSelebrasi pemain Timnas Indonesia U-19 saat membobol gawang PSS Sleman.

Selain pemain, pelatih dan ofisial Garuda Asia juga selalu meminta ekstra kecap. Namun, disertai tambahan irisan bawang dan cabai.

Tidak lama lagi, Garuda Asia akan menjalani partai menentukan melawan Vietnam pada laga ketiga penyisihan Grup B Piala AFF U-18 2017, Senin (11/09/17) sore WIB. Patut dinantikan efek positif dari mengonsumsi kecap manis bagi para penggawa Garuda Nusantara selama di Myanmar.

352