Liga 2

3 Pertandingan Babak 16 Besar Liga 2 Wajib Tonton

Sabtu, 16 September 2017 17:04 WIB
Editor: Gregah Nurikhsani Estuning
© Arief Setiadi/Indosport.com
Rudiyana Antarkan Persis Solo Ke Babak 16 Besar. Copyright: © Arief Setiadi/Indosport.com
Rudiyana Antarkan Persis Solo Ke Babak 16 Besar.
PSS Sleman vs Persis Solo

Berada satu grup di Grup A, pertemuan antara Persis Solo dan PSS Sleman dipastikan bakal menjadi ajang pamer kekuatan. Selain itu, kedua klub juga memiliki suporter yang siap beradu kreativitas.

Persis Solo berhak melaju ke babak 16 besar Liga 2 usai menempati posisi kedua Grup 4 di bawah PSIS Semarang. Dari 14 laga yang telah mereka lakoni, delapan kemenangan berhasil diraih dan hanya satu kekalahan yang mereka derita.

Sebaliknya, PSS Sleman lebih jemawa di Grup 3 karena keluar sebagai juara grup, meninggalkan PSCS Cilacap, PSGC Ciamis, sampai Persijap Jepara. Dibandingkan dengan Persis Solo, menariknya, Super Elang Jawa, julukan PSS, justru lebih banyak mengalami kekalahan, yakni dua kali.

Pertemuan antara dua klub besar di Jawa Tengah dan DIY itu juga disambut dengan berbagai reaksi. Pelatih Persis, Widyantoro misalnya, memilih merendah.

"Penampilan PSS Sleman sejauh ini sangat superior. Mau tidak mau, suka tidak suka, PSS Sleman akan menjadi lawan Persis karena kita berada satu grup. Kita harus mempersiapkan diri menghadapi lawan yang cukup berat," tegas mantan arsitek PSS Sleman edisi 2011/12 kepada Solopos.com.

Di sisi lain, aroma rivalitas tentu berhembus, namun Wakil Ketua Pasoepati, Ginda Ferachtriawan mengaku senang Persis Solo bisa satu grup dengan PSS Sleman. Pertemuan kedua tim tersebut akan menjadi sangat menarik dan menyuguhkan tontonan yang pastinya memanjakan mata para pecinta sepakbola di Indonesia.

"Rivalitas memang bumbu dalam sepakbola tapi di luar lapangan kita tetap saudara dan kita akan beradu kreativitas bersama dengan suporter PSS baik dari BCS maupun Slemania," ucapnya.

Pertemuan kedua tim tersebut menurutnya juga sebagai ajang silaturahmi antar kedua suporter. Seperti diketahui selama beberapa tahun yang lalu kedua kelompok suporter tidak akur dan saling terlibat dalam pertikaian. 

Namun akhir-akhir ini hubungan kedua kelompok suporter mulai membaik dan pertandingan babak 16 besar ini menjadi momentum untuk semakin merekatkan hubungan antar suporter.

536