Tiga Pelatih Asing Incar Posisi Hartono Ruslan di Sriwijaya FC

Selasa, 14 November 2017 10:37 WIB
Kontributor: Muhammad Effendi | Editor: Agus Dwi Witono
© Indosport/Muhammad Effendi
Pelatih Sriwijaya FC, Hartono Ruslan Copyright: © Indosport/Muhammad Effendi
Pelatih Sriwijaya FC, Hartono Ruslan

Nama besar Sriwijaya FC rupanya masih menjadi magnet kuat bagi pelatih dan pemain lokal. Bahkan pemain dan pelatih asing pun menaruh minat besar untuk bisa bergabung dengan Laskar Wong Kito.

Khusus posisi pelatih, setelah berakhirnya kompetisi Liga 1 musim 2017, manajemen SFC langsung mendapatkan pinangan dari lima pelatih. Tiga pelatih yang melamar berasal dari luar Indonesia, dua lagi berstatus pelatih lokal dan sudah lama malang melintang di sepakbola Indonesia.

© INDOSPORT/ Ratno Prasetyo
Faisal Mursyid, Sekretaris PT Sriwijaya Optimis Mandiri (SOM) Copyright: INDOSPORT/ Ratno PrasetyoFaisal Mursyid, Sekretaris PT Sriwijaya Optimis Mandiri (SOM)

Tiga pelatih asing tersebut adalah Velizar Popov (Bulgaria), Paulo Mourinho (Portugal), dan Nilton Terroso (Portugal). Sementara dua pelatih lokal tak lain dari Salahudin dan Bambang Nurdiansyah. Kelima lamaran tersebut sudah tiba di meja kerja Sekretaris PT Sriwijaya Optimis Mandiri (SOM), Faisal Mursyid. 

"Ada lima orang, baik asing dan lokal. Mereka mengirimkan CV kepada saya untuk menjadi pelatih SFC, "ucap Faisal Senin, (13/11/2017).

Pihaknya akan menampung semua lamaran tersebut. Kemudian akan meneruskan pada manajemen tim.

"Kami sampaikan ada banyak pelamar ini (ke manajemen). Namun semuanya ditentukan oleh presiden klub, manajer, dan direksi lainnya. Untuk keputusan terkait pelatih musim depan pastinya masih dalam pembahasan setelah dilakukan evaluasi terlebih dahulu," ungkapnya.

© Jerry/Indosport
Bambang Nurdiansyah, pelatih Persita sedang serius memperhatikan anak asuhnya. Copyright: Jerry/IndosportBambang Nurdiansyah, pelatih Persita sedang serius memperhatikan anak asuhnya.

Kendati demikian pihaknya sangat senang dengan antusias para pelamar ke PT SOM. Ibi tentu akan mengangkat citra SFC di mata publik sepakbola dan masyarakat pada umumnya. Menjadi bukti bahwa Laskar Wong Kito adalah klub besar di Indonesia yang tetap menjadi incaran para pelatih asing dan lokal.

"Artinya, klub kita tetap diakui oleh publik sepakbola. Ini yang kita ambil sisi positifnya di tengah merosotnya prestasi klub Liga 1 lainnya. Tetapi SFC masih tetap menjadi klub yang diminati," pungkas dia.

55